Lampu dipasang di kanan dan kiri lapangan. Pemasangan lampu itu dilakukan sejak Maret. Yang menarik, pemasangan lampu ini dilakukan swadaya. Merupakan support dari sejumlah pihak. Mulai pemerhati sepak bola di Kecamatan Pandaan dan sekitarnya, juga para donator.
“Pemasangan lampunya mulai Maret lalu, sebelumnya tidak ada. Jadi malam hari bisa buat pertandingan olahraga. Yang paling sering ya sepak bola. Selanjutnya bisa olahraga lain. Seperti panahan dan atletik,” ucap Lurah Pandaan Mahmud.
Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony tidak memungkiri, pemasangan lampu bisa dilakukan karena dilakukan swadaya. Namun, karena aset pemkab, maka perawatannya selama ini juga di-support pemkab. Dalam hal ini Dispora. Seperti BBM dan tenaga kebersihan.
“Saat ini pengelolanya dari dinas. Juga ada dari pemerhati olahraga atau swasta. Kontribusi dari pemanfaatannya untuk perawatan rumput dan kebersihan lainnya,” beber Mantan Camat Tosari, Beji, dan Gempol ini.
Subangkit, pemerhati olahraga sekaligus pelatih Persekabpas mengatakan, lapangan ini dulunya tidak begitu baik. Sebab, perawatannya kurang.
Namun, saat ini kondisinya berubah. Terutama lapangan sepak bolanya. Berkat campur tangan Pemkab Pasuruan, kolaborasi dengan pemerhati olahraga serta para donator, lapangan itu kondisinya membaik.
“Hasilnya bisa kita lihat sekarang. Walaupun masih jauh dari sempurna, paling tidak sangat membantu warga Pandaan sebagai sarana untuk olahraga,” tuturnya.
Lapangan Plumbon sendiri dikelilingi tembok. Di sana ada tribun, kantin, toilet, dan bench atau tempat duduk pemain di tepi lapangan. Lapangan ini diresmikan pada 9 Januari 1981 oleh Gubernur Jatim saat itu Wahono.
Kini lapangan kebanggaan warga Pandaan tersebut terus berbenah. Selain rumput lapangannya tambah bagus dan baik, juga hijau. Karena selalu terawat. (zal/hn) Editor : Ronald Fernando