Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cerita Afa Syailendra Jadi Pasuruan United, Siap Arungi Liga 3

Ronald Fernando • Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:59 WIB
Perwakilan Pasuruan United saat menerima cenderamata dari PSSI Jatim. Afa Syailendra sah menjadi Pasuruan United usai diakuisisi pengusaha dan lawyer asal Beji, Kabupaten Pasuruan. (Istimewa)
Perwakilan Pasuruan United saat menerima cenderamata dari PSSI Jatim. Afa Syailendra sah menjadi Pasuruan United usai diakuisisi pengusaha dan lawyer asal Beji, Kabupaten Pasuruan. (Istimewa)
Dunia sepak bola di Pasuruan bakal lebih berwarna. Itu, menyusul hadirnya klub baru; Pasuruan United. Hasil transformasi dari tim Afa Syailendra Malang.

=========================

SALAH satu hasil kongres PSSI Jawa Timur tengah pekan lalu, mengesahkan perubahan nama tiga klub. Salah satunya, Afa Syailendra yang ganti nama jadi Pasuruan United.

Perubahan itu sejatinya sudah berlangsung sejak Mei 2022 lalu. Afa yang dulunya bernama Persema 1953 itu, telah diakuisi sepenuhnya oleh pengusaha asal Beji, Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane. “Kami mengambil nama Pasuruan United untuk menyatukan kekuatan sepak bola di Pasuruan Raya,” kata Presiden Club Pasuruan United Suryono Pane.

Menurut Pane, akuisisi itu didasari keinginannya dalam mengembangkan potensi sepak bola di Pasuruan Kota dan Kabupaten. Menurutnya, Pasuruan merupakan gudang atlet pemain sepak bola.

Namun, wadah untuk para atlet sepak bola itu masih minim. “Niat kami untuk mengembangkan sepak bola di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Agar para atlet sepak bola di Pasuruan bisa memiliki kesempatan karir lebih baik lagi,” harapnya.

Pane menuturkan, pengambil alihan klub Afa Syailendra berbeda dengan saat dirinya menangani PSPK Pasuruan. Klub yang kini berganti Pasuruan United itu, resmi dibelinya dari pemilik klub asal Malang.

Berbeda dengan PSPK Pasuruan. Saat itu, ia membantu klub asal Kota Pasuruan tersebut agar tidak terkena sanksi, bila tidak mengikuti gelaran Liga 3 tahun 2021 lalu. “Kalau Afa Syailendra ini, murni kami beli. Karena posisinya kami beli, maka sudah menjadi hak kami untuk tetap dengan nama tersebut atau mengubahnya,” imbuh lelaki yang berprofesi sebagai lawyer ini.



Namun, untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat Pasuruan, perubahan nama pun dilakukan. Ia akhirnya memilih nama Pasuruan United agar lebih familiar dengan warga Pasuruan Raya. Serta, untuk menyatukan kekuatan sepak bola Kota dan Kabupaten Pasuruan. Ia berharap, tim baru itu bisa menjadi ikon baru untuk persepakbolaan di Pasuruan Raya.

Pengakuisisian Afa Syailendra sendiri berlangsung tak mudah. Negoriasi butuh waktu sekitar tiga bulan. Alotnya negosiasi itu, karena masalah harga. Hingga beberapa pertemuan, kesepakatan harga jual-beli pun disepakati. Hanya saja, Pane enggan membeberkan berapa harga yang ia beli dari owner sebelumnya.

Diperkirakan, harga Afa Syailendra mencapai ratusan juta. “Untuk berapa harganya, tidak bisa kami sebutkan. Tapi yang jelas, cukup mahal untuk kelas Liga 3,” beber lawyer yang baru dilantik sebagai Ketua Ikatan Advocad Indonesia (IKADIN) Kabupaten Pasuruan ini.

Karena sudah menjadi milik “Pasuruan”, maka Pasuruan United diproyeksi bermarkas di Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil. Home base Stadion R. Soedrasono Pogar dipilih karena menjadi salah satu stadion yang mumpuni untuk kandang tim Liga 3. Selain juga untuk membantu pemerintah daerah dalam mengejar target pendapatan asli daerah.

“Kami akan menjadikan Stadion Pogar sebagai markas saat laga Liga 3 digelar. Selain karena Stadion Pogar terbilang mumpuni, juga untuk membantu pemerintah daerah dalam mendapatkan pundi-pundi PAD,” sambung dia.

Dikatakan lelaki yang juga Ketua DPW Sarbumusi NU Jatim itu, penjadwalan laga Liga 3 memang belum diumumkan. Namun, pihaknya meyakinkan, kalau klubnya akan berpartisipasi dalam Liga 3 tahun ini.

Sejumlah persiapan pun dilakukan. Selain mempersiapkan sekretariat, mes pemain, juga rekrutmen pemain yang diproyeksikan akan dimulainya Agustus 2022.



“Harapannya, 70 persen pemain bisa direkrut dari pesepak bola Pasuruan. Kami juga sedang memasang incaran untuk pelatih dan manajer. Tinggal negosiasi. Mudah-mudahan bisa berjalan mulus hingga kesepakatan terjadi,” ulasnya. (one/mie) Editor : Ronald Fernando
#liga 3 jatim #Pasuruan United