Jangan pikirkan laga lain. Yang penting menang dulu! Itulah pesan yang ditanamkan pada para penggawa tim sepak bola Kota Probolinggo saat melakoni laga terakhir grup B melawan Kabupaten Bondowoso siang nanti (kick off pukul 14.00).
Meraih sekali seri dan sekali kalah, membuat kans tim sepak bola Kota Probolinggo lolos Porprov kurang menguntungkan. Tak cukup sekadar menang di laga pemungkas. Nasib Kota Probolinggo masih bergantung laga lain.
Berharap Kabupaten Pamekasan gagal meraih kemenangan. Saat berjumpa tuan rumah Kota Pasuruan, yang sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Meski untuk lolos juga bergantung laga lain, namun tim Kota Probolinggo memilih fokus internal dulu. Yang penting menang dulu. Hasil laga lain akan percuma juga, bila Kota Probolinggo kembali gagal menang di laga terakhir.
Manajer tim Kota Probolinggo Abdur Rahman Sunyoto pun masih optimistis dengan peluang timnya. “Itulah serunya bola. Dinamikanya tidak bsia ditebak. Jika misalnya Pamekasan menang, maka runner up-nya pasti Pamekasan,” terangnya.
Mengingat pentingnya laga pemungkas, Abdur Rahman pun meminta para pemainnya untuk fokus. Sehari jelang laga, para pemain diistirahatkan agar lebih bugar.
Sementara persiapan lainnya, seperti biasa. Lebih dititikberatkan pada latihan taktik. “Secara permainan, kekuatan grup B rata. Semuanya sama, hanya faktor keberuntungan saja. Tidak ada tim yang menonjol. Hanya saja, memang dalam sepak bola yang dilihat adalah skor akhir,” tuturnya.
Di laga terakhir, Kota Probolinggo masih akan tetap menerapkan formasi menyerang 4-3-3. “Sejauh ini, formasi 4-3-3 masih nyaman diterapkan para pemain,” imbuhnya.
Kabar baiknya, di laga penentuan nanti, tim Kota Probolinggo bisa menurunkan skuad terbaik. Tak ada pemain yang cedera. Maupun akumulasi kartu.
Abdur Rahman berharap, para pemain menampilkan yang terbaik. “Tentunya kami berharap yang terbaik bagi tim Kota Probolinggo. Agar bisa lolos Porprov,” harap pria yang akrab disapa Totok itu. (rpd/mie) Editor : Ronald Fernando