Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Skuadra Persekap Jr Optimalkan Jeda untuk Berbenah Jelang 16 Besar

Jawanto Arifin • Sabtu, 25 Desember 2021 | 17:35 WIB
SONGSONG 16 BESAR: Para penggawa Persekap Jr merayakan kemenangan atas Maestro FC, beberapa waktu lalu. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
SONGSONG 16 BESAR: Para penggawa Persekap Jr merayakan kemenangan atas Maestro FC, beberapa waktu lalu. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
Penyisihan grup D Soeratin Cup telah berakhir. Berstatus tuan rumah, skuadra Persekap Jr harus susah payah lolos ke fase 16 besar. Ditentukan di menit-menit akhir. Bagaimana peluang Laskar Untung Suropati Muda di fase knock out?

-----------------

BABAK penyisihan Grup D Piala Soeratin U-17 Jawa Timur berakhir. Dalam empat kali pertandingan, Persekap Jr tercatat dua kali menang, sekali kalah, dan seri. Dengan 7 poin yang dikumpulkan sudah cukup bagi Persekap Jr untuk melenggang ke putaran selanjutnya dengan predikat runner up.

Di babak 16 besar nanti, tentu tantangan yang dihadapi Fran Adi dkk bakal lebih berat. Karena mereka akan bertemu dengan tim yang sama-sama lolos dari babak penyisihan. Pelatih Persekap Jr Sujito mengaku akan memoles timnya agar lebih siap menghadapi laga selanjutnya.

Ya, menilik dari kiprah Persekap jr di fase grup, Sujito memang punya seabrek pekerjaan rumah. Dari sektor pertahanan, gawang Persekap Jr yang dikawal Ivan Putra Damadhani sejauh ini sudah kebobolan 4 gol. Tak ada laga yang berakhir dengan catatan clean sheet.

Dari catatan Jawa Pos Radar Bromo, gol-gol yang bersarang ke gawang Persekap terjadi dalam rentang waktu menit 46 hingga menit 70. Atau mulai awal hingga pertengahan babak kedua.

Sementara dari sektor penyerangan, kubu The Lasser Jr sejatinya cukup produktif. Dari empat laga, Choirul Ibat cs sudah berhasil menjaringkan 9 gol.

Paling banyak dicetak saat pesta gol melawan Maestro FC yang berkesudahan dengan skor 6-1! Uniknya, dari catatan Jawa Pos Radar Bromo, rasio gol tertinggi juga terjadi dalam rentang awal babak kedua hingga pertengahan babak kedua.



Total dalam kurun waktu menit 46 hingga 70, arek-arek Persekap jr sudah menjaringkan 5 gol. Rasio gol tertinggi kedua ada di pengujung laga dengan 2 gol. Sementara di babak pertama sendiri hanya tercipta 2 gol. Dengan begitu, arek-arek Persekap Jr cenderung lambat panas.

Pelatih kepala Persekap Jr Sujito menerangkan, usai menyegel fase 16 besar, pihaknya memberi waktu istirahat bagi para pemain.

Jeda pertandingan yang ada, akan dimanfaatkan untuk cooling down. Dia menilai, anak didiknya perlu istirahat setelah berjuang mati-matian demi mentas dari fase grup. “Seminggu ini kami beri waktu bagi pemain untuk istirahat,” katanya.

Sujito sendiri juga belum mengetahui tim mana yang akan berhadapan dengan Persekap Jr. Sembari menunggu jadwal pertandingan, dia meminta para pemainnya untuk memulihkan kondisi yang terkuras di babak penyisihan. “Cukup melelahkan memang,” katanya.

Sebab, empat laga harus dilakoni berurutan. Jeda istirahat di babak penyisihan hanya sehari. Sujito mengatakan, jeda menuju babak 16 besar nanti akan digunakan untuk memoles timnya.

Agar mereka punya performa yang jauh lebih baik. Dia juga akan mengevaluasi empat pertandingan selama babak penyisihan. “Sehingga di putaran kedua nanti mereka punya persiapan yang jauh lebih matang,” bebernya.

Apalagi, materi pemain yang rata-rata kelahiran 2003-2004 dan belum pernah mengikuti kompetisi selain Liga Tarkam 2021. Para pemain dinilai masih perlu jam terbang bertanding. Sehingga, skill-nya makin terlihat. Sujito mengibaratkan pertandingan seperti perang. Selama latihan, para pemainnya sudah pasti dibekali bagaimana cara menembak.



“Tapi, kondisi di lapangan kan berbeda. Kemampuan sudah punya, tapi berani nggak menembak? Itu juga yang akan saya tekankan, membangun mental pemain,” bebernya.

Selama babak penyisihan Grup D, Persekap Jr membuka laga perdananya dengan kekalahan melawan Persida Jr. Lini belakang yang masih lemah menjadi salah satu faktor kekalahan itu. Sujito kemudian mengevaluasinya dan hasil manis didapat saat meladeni Maestro FC. “Saat melawan Persewangi juga sudah baik permainan timnya, hanya kurang di penyelesaian akhir,” kata Sujito.

Sementara dalam laga terakhir melawan Arema FC, tim berjuluk Laskar Suropati Muda itu juga sudah cukup intens membangun serangan. Namun, beberapa peluang masih belum berbuah gol, sebelum akhirnya dua gol tercipta dari tendangan penalti. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin
#soeratin cup #persekap jr