Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kejutan Nomor Non Unggulan Atlet Petanque Kota Pasuruan di Kejurprov

Jawanto Arifin • Sabtu, 27 November 2021 | 23:20 WIB
SUMBANG PERUNGGU: Atlet Petanque Kota Pasuruan Reza (dua dari kanan) berpose dengan medali perunggu. (Istimewa)
SUMBANG PERUNGGU: Atlet Petanque Kota Pasuruan Reza (dua dari kanan) berpose dengan medali perunggu. (Istimewa)
PASURUAN, Radar Bromo - Nomor pertandingan double mix yang jadi incaran atlet petanque asal Kota Pasuruan untuk menyabet medali emas Kejurprov, ternyata meleset. Kemenangan justru diraih di nomor pertandingan shooting woman pada Kejurprov Petanque Jawa Timur 2021. Capaian itu menjadi modal penting untuk menatap Porprov Jawa Timur tahun depan.

Pelatih Petanque Kota Pasuruan Budi Utomo mengaku puas dengan hasil pertandingan selama empat hari di Surabaya tersebut. Bahkan, meski tak semua atletnya meraih medali dari 11 nomor yang dipertandingkan. Rata-rata gugur di babak 8 besar.

“Kami cukup bisa memaklumi karena persaingannya merata dari semua daerah di Jatim. Apalagi atlet kami masih muda-muda,” bebernya.

Dari 11 nomor pertandingan, semua atlet asal Kota Pasuruan gugur. Kecuali Anjani dan Reza. Anjani memenangi nomor shooting woman usai mengalahkan atlet asal Lamongan. Sedangkan Reza harus puas dengan medali perunggu usai dikalahkan atlet Kabupaten Pasuruan.

“Kami bersyukur karena hasilnya melebihi target. Anak-anak juga bermain tenang dan bisa menerapkan instruksi pelatih dengan baik,” katanya.



Dia mengatakan, Kejurprov kali ini juga sekaligus menjadi ajang pemantauan bagi atlet yang akan diproyeksikan mengikuti Porprov Jawa Timur 2022. Baik atlet yang belum maupun sudah masuk pemusatan latihan. Budi mengaku akan memberlakukan sistem promosi dan degradasi.

“Jadi, atlet yang sudah masuk puslat bisa saja digantikan jika performanya turun. Dan sebaliknya, jika ada atlet cadangan yang grafiknya bagus, kami berlakukan promosi,” jelasnya. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin
#petanque