Di nomor 9 Ball Single Putri, Anabelle berhasil lolos ke babak final, usai di semifinal berhasil mengalahkan Fatih atlet Papua di Venue Biliar SP-2 Mimika. Sayang dia harus puas meraih medali perak, usai di final dikalahkan Angelina M Ticowalu, atlet asal Jateng.
Keberhasilan Anabelle meraih perak, dibenarkan oleh Ishari. Ketua POBSI Kota Pasuruan tersebut, mendapat kabar sore hari dari pendamping cabor biliar Jatim.
“Saat lolos ke final, kami berharap Anabelle bisa meraih emas. Tapi persaingannya berat dan Anabelle harus puas di posisi runner up,” beber Ishari.
Pria yang juga personel kepolisian itu mengungkapkan, raihan perak ini dinilai sudah sangat bagus. Apalagi di babak semifinal, Anabelle berhasil mengalahkan Angelina M Ticowalu, atlet tuan rumah yang menjadi unggulan.
Dalam PON XX Papua, sejatinya ada dua atlet billiard asal Kota Pasuruan yang turun. Selain Anabelle, ada pula Amelia. Nama terakhir yang disebut adalah kakak kandung Anabelle. Keduanya sama-sama kompak dengan tampil mengenakan hijab selama bertanding.
Anabelle dan Amelia, kata Ishari, adalah atlet andalan Kota Pasuruan yang berhasil di ajang Porprov. Hingga POBSI menariknya untuk diikutkan sebagai kontigen Jatim. Sudah dua tahun pula atlet asal Bakalan tersebut digembleng di Puslatda. Sayang, nasib Amelia tak seberuntung adiknya karena terhenti di babak semifinal.
Di sisi lain, Ishari menyebut, keberhasilan Anabelle dan Amelia tentu menjadi kebanggaan bagi POBSI Kota Pasuruan. “Proyeksi kami selanjutnya adalah ajang Porprov. Hasil dari Anabelle dan Amelia ini, tentu menjadi motivasi bagi adik-adik maupun atlet billiard lainnya. Di Porprov tahun depan, kami berencana mengikutkan 8 atlet dan berharap bisa tampil maksimal lagi dan bisa menjadi generasi penerus Anabelle dan Amelia,” terang Ishari. (fun) Editor : Jawanto Arifin