Uji coba itu digelar di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Sabtu (2/10) sore. Pelatih Persipro 1954 Suharyono mengatakan, uji coba yang dilakukan mulai pukul 15.30 itu bertujuan mengetahui kekuatan, kelemahan, termasuk kekompakan pemain. Mengingat, kedua tim kini sama-sama bersiap menuju Liga 3.
Meski berbeda grup. Persipro masuk grup J, sedangkan Assyabaab masuk grup K. “Karena, uji coba untuk melihat kekompakan serta kelemahan tim, maka dalam pertandingan persahabatan itu tidak ada batasan pergantian pemain. Ada total 7 pemain pengganti dari kami dengan formasi 4-3-3,” ujarnya.
Pertandingan semestinya dilakukan 90 menit. Namun, karena waktu mepet dengan Magrib, pada babak kedua hanya dilakukan 30 menit. Sementara, babak pertama berlangsung 45 menit.
Dalam pertandingan sore itu kedua tim saling menunjukkan performa terbaiknya. Termasuk para pemain. Mengingat, mereka juga tengah berjuang menjadi pemain utama. Selama 45 menit pertama, Assyabaab unggul dengan skor 2-1.
Kemudian, kedua tim diberikan waktu break 5 menit sebelum melanjutkan babak kedua. Memasuki babak kedua, permainan semakin menarik. Kedua tim saling serang. Bahkan, permainan Persipro mulai terlihat.
Menjelang 30 menit babak kedua berakhir, Persipro membalikkan keadaan. Yakni, 2-1 untuk babak kedua. Dengan demikian hasilnya imbang, 3-3. “Babak pertama kami kalah, skor 2-1. Babak kedua kebalikannya. Skor akhir imbang 3-3,” jelas Pak Har. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin