Ada 13 cabor yang dipertandingkan dalam POR tersebut. Mulai dari atletik, bola voli, basket, renang, bulu tangkis, biliar, bridge, catur, karate, kempo, selam, taekwondo, dan tenis meja. Sedikitnya, ada 2.464 atlet yang bertarung untuk memperebutkan 1.148 medali.
Menurut Ketua KONI Kabupaten Pasuruan Mulyadi, kejuaraan POR KONI ini dimaksudkan untuk menjadi wadah bagi atlet-atlet di Kabupaten Pasuruan. Selain ajang pencarian bibit, juga untuk pembinaan atlet. Kejuaraan ini akan dilangsungkan mulai 2 sampai 7 Oktober 2018.
“Atlet-atlet itu akan memperebutkan medali emas sebanyak 331 keping, perak sebanyak 331 keping, dan 486 perunggu,” bebernya dalam pembukaan di GOR Sasana Anoraga Raci-Bangil, kemarin.
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memaparkan, kejuaraan POR KONI Kabupaten Pasuruan 2018 diharapkan mampu mencetak bibit atlet berbakat. Sehingga, tidak hanya berprestasi di Kabupaten Pasuruan, tetapi juga di ajang nasional, bahkan internasional. Sehingga, mampu membanggakan Kabupaten Pasuruan.
Ia menambahkan, kejuaraan POR ini juga dimaksudkan agar memacu dan mempersiapkan atlet-atlet untuk ajang Porprov 2019. “Harapan kami, prestasi Kabupaten Pasuruan bisa terus naik,” urainya.
Pada Porprov 2015, Kabupaten Pasuruan baru mampu menempati peringkat 8 se-Jatim. Bupati menargetkan, dalam Porprov nanti, Kabupaten Pasuruan naik satu setrip ke peringkat 7.
Usai upacara pembukaan, digelar momen ekshibisi dengan menghadirkan atlet pencak silat, karate, taekwondo, senam erobik, hingga bina raga dari atlet PABSI. Selanjutnya, digelar pertandingan resmi bola basket. (one/fun) Editor : Fandi Armanto