KOLAM pancing Bromo Fishing kembali menggelar event lomba mancing bulanan. Namun event yang digelar Sabtu (20/6) ini lebih spesial. Sebab, menyiapkan indukan lele berukuran jumbo dengan bobot 10–13 kilogram per ekor.
“Ini event bulanan yang kami gelar sebulan sekali. Namun untuk Sabtu besok, tanggal 20 Juni, ini istimewa karena indukan baru full gendongan. Jadi, kami siapkan ikan babon super besar untuk lomba ini,” terang Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi.
Abah Ting (panggilannya) menjelaskan, ikan-ikan berukuran besar itu sudah ditebar sejak malam sebelumnya dalam jumlah cukup banyak. Yaitu, sekitar 50 ekor.
Untuk tiket, lomba ini dibanderol Rp 250 ribu per peserta dengan paket terdiri atas tiga sesi. Pada sesi pertama, hadiah utama mencapai Rp10 juta dengan 20 nominasi. Sesi kedua menyediakan hadiah utama Rp 3 juta dengan 15 nominasi. Dan sesi ketiga hadiah utama Rp 4 juta dengan 15 nominasi.
Dibandingkan event bulan sebelumnya, menurut Abah Ting, tidak banyak perubahan pada harga tiket. Namun kali ini ada keistimewaan pada kualitas ikan yang ditebar.
“Kalau dibandingkan bulan-bulan kemarin, yang spesial selain yang full gendongan tadi, ya dari ikan dan kualitas event-nya,” ujarnya.
Antusiasme peserta pun cukup tinggi, termasuk dari luar daerah. Meski demikian, kuota peserta tetap dibatasi sebanyak 150 orang.
“Peserta dari luar kota lumayan antusias, tapi tetap 150 lapak. Dari Bondowoso, Jember, Pandaan, Sidoarjo, Surabaya, sampai Lumajang, dan lokal juga banyak,” tambahnya.
Sistem lomba dimulai dengan pengundian lapak pada pukul 18.00 yang akan dilakukan secara live untuk menjaga transparansi. Setelah itu, lomba sesi pertama dimulai pukul 20.00.
Sesi pertama berlangsung selama 75 menit, disusul sesi kedua dan ketiga masing-masing 60 menit. Setelah tiga sesi utama, akan dilanjutkan sesi keempat dan kelima dengan paket Rp 50 ribu dan durasi masing-masing 50 menit.
Untuk sesi 1 hingga 3, peserta yang sudah terdaftar wajib mengikuti sistem penuh 150 peserta yang sudah booking.
Sementara pada sesi 4 dan 5, peserta lebih fleksibel. Peserta lama boleh melanjutkan atau peserta baru bisa langsung ikut tanpa harus mengikuti sesi awal.
“Yang sesi 1, 2, 3 itu sistem booking sudah terisi. Sesi 4 dan 5 lebih bebas, bisa peserta baru atau yang lanjut,” jelas panitia.
Event ini diharapkan kembali menjadi daya tarik wisata minat khusus. Sekaligus meningkatkan antusiasme komunitas mancing dari berbagai daerah. (gus/hn)
Editor : Abdul Wahid