Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pahami Kategori Gear Ratio pada Reel untuk Memancing

Inneke Agustin • Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:56 WIB

 

IKAN BESAR: Memancing untuk mendapatkan ikan besar cocok menggunakan gear ratio low speed. (Foto: Mukhamad Zubaidilah/Jawa Pos Radar Bromo)
IKAN BESAR: Memancing untuk mendapatkan ikan besar cocok menggunakan gear ratio low speed. (Foto: Mukhamad Zubaidilah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar BromoGear ratio atau perbandingan gigi pada reel menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kecepatan gulungan senar dan tenaga tarik saat memancing.

Pemahaman tentang gear ratio membantu pemancing memilih reel sesuai teknik, jenis umpan, dan target ikan.

Gear ratio menunjukkan berapa kali spool reel berputar setiap satu putaran handle. Misalnya, gear ratio 6.4:1, berarti spool berputar 6,4 kali setiap handle diputar satu kali.

“Semakin tinggi angka gear ratio, semakin cepat senar ditarik, namun tenaga tariknya cenderung lebih ringan. Sebaliknya, gear ratio rendah menghasilkan tenaga tarik lebih besar, tetapi gulungan senar lebih lambat,” jelas Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi.

Menurutnya, pemancing harus menyesuaikan gear ratio dengan teknik memancing dan ukuran ikan target.

Misalnya, untuk teknik jerkbait atau soft lure yang membutuhkan banyak lemparan cepat, gear ratio tinggi sangat membantu.

“Sedangkan untuk memancing ikan besar dengan tarikan kuat, gear ratio rendah lebih aman,” lanjut Abah Ting, panggilannya.

Secara umum, menurutnya, gear ratio reel dibagi menjadi tiga kategori. Yaitu, high speed (6.0:1 ke atas). Karakternya, senar cepat tergulung, cocok untuk teknik casting agresif atau lure ringan yang harus cepat diangkat.

Lalu medium speed (5.0:1 – 5.9:1). Ukuran ini serba bisa, ideal untuk teknik memancing umum, fleksibel untuk berbagai jenis ikan.

Terakhir, low speed (4.9:1 ke bawah). Ukuran ini punya tarikan lebih kuat, lebih lambat menggulung senar, cocok untuk ikan besar atau teknik bottom fishing.

Selain gear ratio, pemancing juga perlu memperhatikan jenis reel, kekuatan drag, dan teknik mengayun joran agar efektif dalam menangkap ikan. “Memahami gear ratio membuat pemancing lebih efisien, baik dari sisi tenaga maupun waktu saat menarik ikan,” tambah Ainul.

Dengan memahami konsep gear ratio, pemancing dapat menyesuaikan reel dengan kebutuhan memancing, jenis umpan, dan target ikan. Sehingga pengalaman memancing menjadi lebih maksimal dan menyenangkan. (gus/hn)

Editor : Abdul Wahid
#reel #gear #memancing #angle foto #fishing