PROBOLINGGO, Radar Bromo – Sebelumnya sudah dibahas cara memilih ukuran reel atau mesin pancing yang tepat. Mulai ukuran kecil, menengah, hingga besar. Selain ukuran, pemancing pemula juga perlu memahami jenis reel.
Secara umum, ada dua jenis reel yang paling sering dipakai pemancing yaitu spinning reel dan baitcasting reel. Keduanya memiliki bentuk, cara kerja, dan fungsi yang berbeda.
Spinning reel biasanya lebih mudah digunakan sehingga cocok untuk pemula. Sedangkan baitcasting reel lebih cocok untuk pemancing yang sudah terbiasa casting dan membutuhkan lemparan yang lebih akurat.
Karena itu, spinning reel menjadi pilihan paling umum bagi pemancing pemula. Reel ini bisa digunakan di berbagai tempat. Mulai sungai, danau, tambak, hingga laut.
“Ciri utama spinning reel yaitu memiliki posisi di bawah joran dengan spool atau gulungan senar yang terbuka. Ketika digunakan, senar akan keluar setelah pengait senar dibuka, lalu digulung kembali memakai handle,” terang Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi menjelaskan.
Karena cara kerjanya sederhana, spinning reel lebih mudah dipelajari. Risiko senar kusut juga lebih kecil dibanding jenis baitcasting.
Selain itu, spinning reel cocok digunakan untuk umpan ringan seperti soft lure dan micro jig. Reel ini juga cukup fleksibel untuk berbagai teknik memancing sehari-hari.
Namun spinning reel juga memiliki kekurangan. Lemparannya tidak seakurat baitcasting reel dan tenaga tariknya juga tidak sekuat reel baitcasting untuk ikan besar.
Sementara itu, baitcasting reel lebih banyak digunakan pemancing yang hobi casting dan memburu ikan predator.
Berbeda dengan spinning reel, posisi baitcasting reel berada di atas joran. Saat melempar umpan, spool akan ikut berputar mengikuti keluarnya senar.
“Dengan cara kerja seperti itu, lemparan baitcasting reel jadi lebih akurat. Pemancing bisa mengarahkan umpan dengan lebih tepat ke titik tertentu, misalnya di bawah pohon atau sela tanaman,” lanjut Abah Ting, panggilannya.
Selain lebih presisi, baitcasting reel juga memiliki tenaga lebih besar dan kontrol umpan yang lebih baik. Karena itu, reel ini sering dipakai untuk memancing ikan predator seperti gabus, toman, baramundi, dan kakap.
Meski begitu, baitcasting reel membutuhkan latihan lebih. Jika belum terbiasa mengatur putaran spool, senar bisa kusut atau mengalami backlash yang biasa disebut “sarang burung”.
“Lalu mana yang harus dipilih pemancing pemula? Biasanya disarankan menggunakan spinning reel terlebih dahulu karena lebih mudah dipakai dan tidak mudah kusut,” lanjutnya.
Namun meski berbeda, Abah Ting mengingatkan, kedua jenis reel tersebut sama-sama memiliki kelebihan. Karena itu, pemilihannya tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan, teknik memancing, jenis umpan, dan ikan target yang ingin didapatkan.
Bagi Anda pehobi mancing, bisa ikuti event fishing di kolam Bromo Fishing di Jalan Soekarno-Hatta 98 setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. (gus/hn)
Editor : Abdul Wahid