PROBOLINGGO, Radar Bromo - Aktivitas memancing kini tidak sekadar hobi pengisi waktu luang. Namun, telah menjadi gaya hidup bagi banyak kalangan.
Seiring meningkatnya minat terhadap dunia mancing, maka penting untuk memahami peralatan mancing. Salah satunya reel.
Reel adalah komponen utama yang kerap menentukan kenyamanan dan keberhasilan saat memancing.
Reel atau dikenal dengan sebutan mesin pancing, berfungsi sebagai alat penggulung senar, sekaligus pengontrol tarikan ikan. Di kalangan awam, reel lebih dikenal dengan sebutan alat gulung senar atau pemutar senar.
Selama memancing, reel digunakan terus secara rutin. Karena itu, pemilihan reel tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus nyaman, kuat dan tahan banting.
Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi menjelaskan, ada beberapa hal yang harus dipahami sebelum memilih reel. Di antaranya, memahami ukuran reel.
Menurutnya, ukuran reel ditunjukkan dengan angka. Seperti 1000, 2500, atau 4000. Namun, angka pada reel bukan menunjukkan satuan tertentu seperti panjang atau berat.
Angka itu merupakan kode ukuran (size) yang digunakan pabrikan untuk menunjukkan kelas reel. Menjadi penanda untuk beberapa aspek sekaligus. Seperti kapasitas senar, besar kecilnya spool (gulungan), serta kekuatan dan dimensi bodi reel.
“Semakin besar angkanya, biasanya semakin besar pula kapasitas senar dan daya tahannya,” lanjut Abah Ting, panggilannya.
Dalam praktiknya, ukuran reel biasanya dibagi ke dalam tiga kategori utama. Pertama, ukuran kecil yakni di kisaran 1000 - 2000.
Reel ukuran ini cocok digunakan untuk mancing ringan. Seperti di kolam atau sungai kecil, dengan target ikan berukuran kecil hingga sedang. Selain ringan, reel kecil juga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Kedua, ukuran menengah sekitar 2500 – 4000. Ukuran ini kerap menjadi pilihan utama pemancing harian, karena sifatnya yang serbaguna.
Reel ukuran menengah cukup ringan untuk digunakan dengan nyaman. Namun, memiliki kapasitas senar dan kekuatan yang lebih baik dibandingkan ukuran kecil.
“Reel di kelas ini cocok digunakan di berbagai kondisi. Mulai dari sungai, danau, hingga muara,” lanjutnya.
Ketiga, ukuran besar yakni 5000 ke atas. Reel dengan ukuran ini biasanya digunakan untuk kebutuhan yang lebih berat. Seperti memancing di laut atau menghadapi ikan berukuran besar.
“Kapasitas senar yang besar dan konstruksi yang lebih kokoh menjadi keunggulan utama, meski bobotnya relatif lebih berat,” katanya.
Meski demikian, standar ukuran reel tidak selalu sama persis di setiap merek. Perbedaan desain dan spesifikasi bisa membuat reel dengan angka ukuran yang sama memiliki karakter yang sedikit berbeda.
“Dengan memahami ukuran reel, pemancing dapat lebih mudah menyesuaikan pilihan alat dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.
Penggolongan Ukuran Reel
Reel Kecil (1000 – 2000)
· Cocok untuk mancing di kolam dan sungai kecil dengan ikan berukuran kecil - sedang
· Bahannya biasanya ringan dan mudah digunakan. Cocok untuk pemula
Reel Menengah (2500 – 4000)
· Cocok untuk mincing di sungai besar, danau, muara
· Reel ukuran ini paling serbaguna, cukup kuat dan nyaman untuk mancing harian
Reel Besar (5000 ke atas)
· Cocok untuk mincing di laut dengan ikan berukuran besar
· Bisanya kapasitas senar besar dengan konstruksi lebih kuat dan lebih berat
(gus/hn)
Editor : Abdul Wahid