PROBOLINGGO, Radar Bromo - Gerakan salat tidak hanya menjadi bagian penting dalam ibadah umat Islam. Tetapi juga kerap dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Hal itu menjadi salah satu materi yang dibahas dalam kegiatan Sholat Revolution yang digelar Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kota Probolinggo di Paseban Sena Kota Probolinggo,
Minggu (11/10). Puluhan jemaah mengikuti kegiatan tersebut dengan menyimak penjelasan trainer mengenai tata cara wudu dan gerakan salat yang benar.
Ketua Ikadi Kota Probolinggo Hasan mengatakan, penyempurnaan gerakan salat penting dilakukan agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik.
Selain nilai spiritual, gerakan salat juga melibatkan aktivitas fisik, mulai dari berdiri, rukuk, hingga sujud. “Contohnya ketika sujud, itu memperlancar aliran darah,” katanya.
Meski demikian, manfaat kesehatan dari gerakan salat yang dilakukan secara teratur dan sesuai kemampuan dapat menjadi bagian dari aktivitas fisik ringan.
Selain gerakan salat, peserta juga mendapat materi mengenai tata cara wudu yang sesuai syariat.
Hasan menekankan, pentingnya memastikan seluruh anggota tubuh yang wajib dibasuh terkena air, termasuk kedua kaki hingga mata kaki.
Pemahaman tersebut perlu diperkuat melalui edukasi dan praktik langsung. Dengan begitu, jemaah tidak hanya memahami penjelasan secara teori, tetapi juga dapat memperbaiki tata cara wudu dan gerakan salat yang selama ini dilakukan.
“Setelah dijelaskan, nanti akan ada praktik bersama. Harapan kami, ke depannya kualitas ibadah jemaah semakin sempurna sekaligus mengedukasi mereka,” ujarnya.
Salah satu jemaah, Heri, 53, menilai pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman mengenai tata cara ibadah.
Kegiatan semacam ini membantu jemaah mengevaluasi gerakan salat agar lebih tepat. “Apalagi gerakan salat itu jika dilakukan dengan benar, bukan hanya pahala yang didapat, tetapi juga kesehatan,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi