
KANIGARAN, Radar Bromo – Kota Probolinggo berupaya menjadikan Mango Carnival of Indonesia (MCI) 2026 sebagai ajang nasional hortikultura. Untuk mewujudkannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin audiensi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk meminta dukungan.
Audiensi berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (7/10). Gubernur pun menyambut positif kegiatan MCI yang rencananya digelar pada 29–31 Oktober 2026 dengan tema Mangga Indonesia Mendunia.
Aminuddin berharap kegiatan ini menjadi titik temu semua pihak. Mulai petani mangga, pembeli, pemerintah, eksportir, industri, pelaku teknologi, UMKM, dan sektor pariwisata.
“Kami ingin di Indonesia ada event yang menjadi titik temu petani mangga, buyer, pemerintah, eksportir, industri, teknologi, UMKM dan pariwisata. Kami berharap ini ada di Kota Probolinggo,” katanya.
Menurut Aminuddin, Probolinggo memiliki identitas sebagai Kota Mangga dengan distribusi produk ke berbagai daerah. Namun dia mengakui produksinya masih kalah dibandingkan daerah lain.
Pemkot berharap dukungan Pemprov Jatim mencakup publikasi, konektivitas, dan pengembangan teknologi permanggaan. Daerah penghasil mangga lainnya juga diharapkan berpartisipasi.
“Kami berharap semua daerah penghasil mangga memanfaatkan momen ini. Mari bersama-sama melalui Mango Carnival of Indonesia mengangkat harkat buah mangga dan hortikultura secara umum,” tegasnya.
Selama tiga hari, MCI akan menghadirkan beragam kegiatan. Mulai National Mango Forum, National Mango Expo, pelatihan pascapanen, kontes mangga, kirab budaya dan gunungan mangga, festival kuliner dan UMKM, hingga festival musik dug-dug dan Mango Fun Walk.
Untuk menjaring peserta, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Probolinggo telah melakukan roadshow ke pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sosialisasi kegiatan juga disampaikan kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi