Melanggar, Satpol PP Kota Probolinggo Copot Puluhan Reklame

Inneke Agustin • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:00 WIB
PENERTIBAN: Sejumlah Anggota Satpol PP Kota Probolinggo menertibkan reklame di Jalan KH. Hasan Genggong, Kota Probolinggo, Selasa (6/10). (SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
PENERTIBAN: Sejumlah Anggota Satpol PP Kota Probolinggo menertibkan reklame di Jalan KH. Hasan Genggong, Kota Probolinggo, Selasa (6/10). (SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

MAYANGAN, Radar Bromo- Pemasangan reklame di Kota Probolinggo masih banyak yang menyalahi aturan. Selasa (6/10), Satpol PP mencopot puluhan reklame yang diketahui melanggar. Baik pelanggaran pemasangan maupun perizinannya.

“Setelah kami lakukan deteksi dini dan terbukti melanggar, reklame tersebut akhirnya kami turunkan,” ujar Kasi Penyidik Satpol PP Kota Probolinggo Akbarul Huzaini.

Ada sejumlah lokasi yang jadi sasaran Satpol PP. Di antaranya, di Jalan K.H. Abdul Hamid, Jalan Sunan Ampel, Jalan K.H. Hasan Genggong, Jalan Cangkring, Jalan Pahlawan, serta kawasan Perum Sumber Taman Indah. Dari penertiban tersebut, sekitar 20 reklame diturunkan.

“Ada sekitar 20 reklame yang kami turunkan. Mayoritas banner rokok. Ada yang tidak berizin, ada juga yang izinnya sudah habis sehingga kami lepas,” katanya.

Selain persoalan perizinan, petugas juga menemukan reklame yang dipasang melintang di atas badan jalan. Menurutnya, pemasangan reklame melintang di atas jalan tidak hanya berdampak terhadap estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Karena itu, reklame langsung dipotong dan diturunkan. “Banner tersebut kami amankan ke mako,” terangnya.

Selain reklame, Satpol PP juga mengamankan sejumlah rangka atau besi penyangga reklame. Barang-barang tersebut diamankan ke Markas Satpol PP. Pemilik reklame masih dapat mengambil kembali besi atau rangka reklame yang diamankan. Namun harus datang langsung ke mako dengan membawa dokumen perizinannya.

“Kalau tiang besi, biasanya memang banyak yang diambil kembali. Kalau banner-nya jarang,” katanya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
satpol pp reklame probolinggo