Desa Jangkang-Probolinggo Krisis Air Bersih, BPBD Lakukan Ini

Achmad Arianto • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:20 WIB
KESULITAN: BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air bersih ke RT 12/RW 5, Dusun Curah Pakis, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. (BPBD FOR JAWA POS RADAR BROMO)
KESULITAN: BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air bersih ke RT 12/RW 5, Dusun Curah Pakis, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. (BPBD FOR JAWA POS RADAR BROMO)

TIRIS, Radar Bromo - Aliran air Perumdam Tirta Argapura belum mengalir lancar ke rumah pelanggan. Karena itu, warga RT 12/RW 5, Dusun Curah Pakis, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, mengalami krisis air bersih. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo pun turun tangan. Senin (28/9) sore, mendistribusikan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, petugas mendapatkan laporan bahwa wilayah Desa Jangkang, mengalami krisis air bersih. Petugas lapangan TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo, kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

Saat dilakukan pengecekan di lokasi rupanya krisis air bersih disebabkan oleh suplai air bersih di wilayah tersebut mengalami gangguan. Sehingga air di rumah warga tidak terpenuhi. “Krisis air bersih karena sumber mata air bersih dan PDAM mati selama beberapa hari,” katanya.

Setelah pengecekan petugas kemudian mengirimkan air bersih sebanyak 12.000 liter di RT 12/RW 5, Dusun Curah Pakis, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. Dengan jumlah pengguna air sebanyak 186 kepala keluarga atau 558 jiwa.

Air bersih yang telah dikirimkan tersebut nantinya dapat digunakan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari kebutuhan konsumsi, masak, mandi, dan kebutuhan lainnya.

“Pengiriman air bersih dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga. Banyaknya air yang didistribusikan juga melihat banyaknya pengguna,” katanya.

Oemar menambahkan, kebutuhan air bersih saat ini memang sangat diperhatikan. Pasalnya air bersih merupakan kebutuhan dasar. Semua aktivitas pasti memerlukan air. Jika krisis air bersih tidak segera ditangani. Maka akan berdampak pada kehidupan masyarakat.

“Wilayah yang kesulitan air bersih bertahap kami pantau. Jika ada permohonan ulang atau memerlukan tambahan air bersih. Maka segera kami tindaklanjuti,” bebernya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
Aliran air perumdam tirta argapura pelanggan