Bekas Perapian Picu Karhutla Lereng Bromo Petak 70B RPH Wonokerso Desa Ngadirejo Sukapura

Achmad Arianto • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

TERBAKAR: Petak 70B RPH Wonokerso di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, terbakar. Beruntung api bisa padam sendiri.

TERBAKAR: Petak 70B RPH Wonokerso di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, terbakar. Beruntung api bisa padam sendiri.

 

SUKAPURA, Radar Bromo- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Perhutani. Senin (28/9) malam, api berkobar di Petak 70B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wonokerso di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura. Syukur api bisa padam. Namun lahan seluas 4,09 hektare hangus terbakar.

Kepala RPH Wonokerso Sugeng Widodo mengatakan, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 18.30. Warga melaporkan adanya api di lereng Gunung Bromo. Saat dicek, titik api berada di Petak 70B RPH Wonokerso.

Luas bakunya 166,82 hektare, kelas hutan HL (KHDPK) dengan medan berupa tebing curam.

“Begitu mendapatkan laporan, petugas langsung mengeceknya. Wilayah yang terbakar masih masuk wilayah Perhutani,” katanya.

Tak hanya Perhutani, petugas gabungan juga melakukan pemantauan. Medan wilayah kebakaran sangat ekstrem dan sulit dijangkau, sehingga petugas hanya bisa memantau dari jarak aman. Memastikan api tidak menjalar ke lokasi penting. Selasa (29/9) dini hari, api perlahan mengecil dan padam pukul 00.35.

“Medan sulit dijangkau dan ekstrem. Membahayakan petugas untuk melakukan pemadaman. Petugas hanya melakukan pemantauan. Untungnya api bisa padam sendiri,” katanya.

Widodo menjelaskan, titik api diduga berasal dari orang tak bertanggung jawab. Mereka menyalakan perapian, kemudian ditinggal begitu saja, sehingga api merembet dan meluas. Akibatnya, lahan seluas 4,09 hektare hangus terbakar.

Jenis tanaman yang terbakar berupa tumbuhan bawah atau serasah daun, tumbuhan liar, dan ilalang. “Penyebab pasti kebakaran masih didalami. Walaupun demikian, diduga kuat karena ulah orang tak bertanggung jawab,” ujarnya. (ar/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
bekas perapian karhutla Ngadirejo bromo sukapura