Penumpang KA Terus Meningkat, KAI Kaji Tambahan Jadwal Commuter Line Supaspro

Arif Mashudi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 09:28 WIB
MAKIN RAMAI: Sejumlah penumpang KA siap berangkat dari Stasiun Probolinggo. (ISTIMEWA)
MAKIN RAMAI: Sejumlah penumpang KA siap berangkat dari Stasiun Probolinggo. (ISTIMEWA)

KANIGARAN, Radar Bromo - Pergerakan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Probolinggo tumbuh positif sepanjang 2026. Hingga Agustus 2026, sebanyak 427.039 penumpang tercatat melakukan perjalanan dengan naik maupun turun di Stasiun Probolinggo.

Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kala itu tercatat ada 256.312 penumpang atau tumbuh sebesar 67 persen.

Beroperasinya KA Commuter Line Supaspro yang melayani wilayah Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo, turut mendongkkrak peningkatan penumpang KA di Stasiun Probolingggo.

Setiap harinya, Stasiun Probolinggo melayani 26 perjalanan KA. Sejak 1 Maret 2026, bertambah menjadi 30 perjalanan KA dengan mulai beroperasinya KA Commuter Line Supaspro.

“Sejak diresmikan pada 1 Maret hingga Agustus 2026, KA Commuter Line Supaspro telah melayani 165.717 penumpang,” ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Kamis (24/9).

Cahyo menerangkan, Commuter Line Supaspro memberikan dimensi baru bagi fungsi Stasiun Probolinggo. Jika sebelumnya lebih banyak dikenal sebagai tempat naik dan turun penumpang KA antarkota, kini stasiun tersebut juga berperan sebagai salah satu simpul mobilitas kawasan.

Masyarakat memiliki alternatif transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari bekerja, bersekolah, berdagang hingga berwisata.

“Sebagai angkutan urban, Commuter Line memiliki karakter perjalanan yang mendukung mobilitas masyarakat dalam wilayah aglomerasi,” katanya.

Cahyo menambahkan, pertumbuhan penumpang di Stasiun Probolinggo menunjukkan, bahwa KA semakin menjadi bagian dari pilihan mobilitas masyarakat.

Keberadaan Commuter Line juga memiliki peran dalam mendukung konektivitas kawasan dan mendorong terbentuknya mobilitas masyarakat yang lebih terintegrasi.

Dengan akses transportasi yang semakin mudah, masyarakat dapat melakukan perjalanan untuk bekerja, bersekolah, berdagang, maupun berwisata dengan lebih efisien.

Dari sisi pariwisata, Stasiun Probolinggo juga memiliki posisi strategis sebagai salah satu akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Probolinggo dan sekitarnya.

Kemudahan akses transportasi publik dapat mendukung pergerakan wisatawan sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi di kawasan yang terhubung dengan stasiun.

“Untuk penambahan jadwal beroperasi KA Commuter Supas Probolinggo, masih dikaji. Tidak menutup kemungkinan, jadwal akan bertambah, tidak hanya jam 4 dini hari dan jam 9 malam,” ujarnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
penumpang stasiun kereta api probolinggo