Pedagang Liar Makin Bebas di Trotoar Pasar Baru Probolinggo, Dewan Dorong Aparat Tindak Tegas

Arif Mashudi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB
SEPI: Seorang warga berada di dalam Pasar Baru, Kota Probolinggo, yang terlihat sepi, Sabtu (19/9). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
SEPI: Seorang warga berada di dalam Pasar Baru, Kota Probolinggo, yang terlihat sepi, Sabtu (19/9). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)

 KANIGARAN, Radar Bromo - Kondisi trotoar di sekeliling Pasar Baru Kota Probolinggo terkesan semakin tak tertata. Pedagang “liar” makin bebas dan banyak berjualan di luar Pasar Baru. Dampaknyaa, pedagang yang berjualan di dalam sepi pembeli. Bahkan, bedak dan los di dalam makin banyak yang kosong.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak pedagang dengan bebas berjualan di trotoar jalan. Baik di sisi barat, selatan, utara, hingga timur Pasar Baru. Kondisi berbeda di dalam pasar. Banyak bedak atau los yang kosong. Pembeli yang datang dan masuk pasar tampak sepi. Tak sedikit yang memilih berbelanja kepada pedagang di luar pasar.

“Sekarang sepi pasar di sini. Orang yang mau beli banyak tidak masuk. Karena di luar banyak pedagang yang bebas jualan,” ujar salah satu pedagang Pasar Baru.

Menurutnya, pedagang yang berjualan di dalam pasar tetap ditarik retribusi. Sedangkan, pedagang “liar” di trotoar tidak dibebani retribusi. Ia mengaku pengeluarannya semakin besar karena masih harus mengeluarkan jasa angkut barang dagangan dari luar ke dalam.

“Sekarang makin bebas pedagang jualan di luar. Tidak ada penertiban dari Satpol PP dan petugas pasar. Jadinya, ada pedagang yang punya tempat di dalam pindah ke luar juga. Karena pembeli memang lebih ramai di luar,” terangnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus mengatakan, seharusnya ada ketegasan dari Satpol PP dan petugas pasar untuk menertibkan pedagang liar di luar pasar. Jangan sampai Satpol PP yang tugasnya menegakkan peraturan daerah merasa hanya dibenturkan dengan pedagang karena tidak ada tindakan dari petugas pasar.

“Kasihan pedagang yang berjualan di dalam pasar. Sudah ditarik retribusi, tapi dagangan sepi karena banyak pedagang liar di luar. Petugas pasar harusnya memasukkan pedagang di luar untuk berjualan ke dalam, karena banyak tempat kosong di dalam,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DKUP Kota Probolinggo Agus Effendi mengaku akan melakukan identifikasi untuk mengetahui persoalan dan mencarikan solusinya. “Nanti kami identifikasi dulu. Planing dan aksi akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
luar Pasar Baru pasar baru berjualan probolinggo trotoar