KANIGARAN, Radar Bromo- Seekor ular kobra masuk ke permukiman warga di Jalan Suroyo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (12/9) malam. Kemunculan ular sepanjang sekitar 1,5 meter itu membuat warga khawatir karena sempat menunjukkan perilaku agresif dan hampir menyerang warga.
Tak berani mengevakuasi sendiri, warga melaporkan keberadaannya ke Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo. Sekitar pukul 20.32, mereka datang ke lokasi dan mendapati ular bersembunyi di dalam sebatang pipa besi.
Sebelumnya, ular sempat masuk ke halaman rumah warga dan diusir hingga akhirnya mencari tempat berlindung di dalam pipa. Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Hendriyanto mengatakan, warga sempat mengiranya ular sawah. Namun dugaan itu berubah setelah ular berdiri dan menunjukkan ciri khas seperti ular kobra.
Menurut Hendriyanto, ular juga sempat hampir mematuk warga. Beruntung, serangan tersebut tidak mengenai siapa pun. “Ularnya berdiri khas ular kobra. Baru di situ warga paham kalau ternyata bukan ular sawah, melainkan ular kobra putih," tuturnya.
Karena dinilai membahayakan, warga berusaha mengamankannya sebelum petugas tiba. Pipa besi yang menjadi tempat persembunyian ular dibakar dengan harapan ular dapat dilumpuhkan.
Namun saat petugas tiba, kondisi ular sudah tidak bergerak dan terpanggang di dalam pipa besi. Untuk memastikan kondisi sekaligus mengevakuasinya, petugas menggunakan penjepit. “Ketika kami sampai di lokasi, kondisi ular sudah terpanggang di dalam pipa tersebut," ujarnya.
Bangkai ular kemudian dikeluarkan dari dalam pipa menggunakan penjepit. Hendriyanto mengatakan, proses evakuasi tetap dilakukan dengan hati-hati karena tubuh ular dalam kondisi lengket akibat terbakar.
“Karena badannya lengket di dalam pipa, jadi evakuasi tetap menggunakan bantuan penjepit. Tapi kondisi ular sudah mati," ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga