SUKAPURA, Radar Bromo - Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum sepenuhnya padam.
Hingga Sabtu (12/9) siang, api masih berkobar di Lembah Watangan, Kabupaten Probolinggo. Personel gabungan masih berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke wilayah Kabupaten Malang.
Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, api di Blok Pengol atau Savana Pengol Bromo di Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sudah padam. Meskipun masih menyisakan asap.
“Kawasan ini kami rasa sudah aman, mengingat sebelahnya tidak ada vegetasi dan di bawahnya lautan pasir. Saat ini tim kami masih fokus ke Lembah Watangan agar tidak merambat ke Kabupaten Malang,” ungkapnya.
Menurut Oemar, pemadaman di Lembah Watangan masih dilakukan secara manual dengan gebyok. Upaya tersebut juga diperkuat dengan water bombing dari helicopter milik BPBD Jawa Timur.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyampaikan, pihaknya mengirim satu unit helikopter sejak Jumat (11/9).
Helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter itu take off dari Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, sekitar pukul 07.51 dan landing di Ranu Pani pukul 08.20.
“Kami melakukan satu kali sortie dengan 17 kali drop, sehingga total 17.000 liter telah kami kerahkan pada Jumat (11/9),” katanya.
Namun, upaya water bombing sempat terhenti karena terkendala cuaca. Kabut tebal di lokasi membuat helikopter tidak dapat melanjutkan operasi. “Sehingga pukul 12.00 sudah tidak bisa melakukan water boombing,” ungkapnya.
Operasi water bombing kembali dilakukan Sabtu (12/9). Hingga pukul 12.00, tercatat tiga sortie dengan 20 kali drop air. Sortie pertama dilakukan dengan tujuh kali water bombing, sedangkan sortie kedua empat kali water bombing. “Sementara sisanya sortie tiga,” tutur Satriyo.
Kebakaran TNBTS tersebut pertama kali dilaporkan Kamis (10/9) malam. Api muncul di Blok Pengol atau Savana Pengol Bromo, Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 16.30.
Tiupan angin kencang membuat api menyebar hingga Lembah Watangan atau Bukit Teletubies di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Kondisi tersebut membuat Balai Besar TNBTS menutup akses wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Kabupaten Malang.
Akses menuju lokasi kebakaran juga dibatasi dan hanya diperuntukkan bagi petugas, mitra, serta relawan yang terlibat dalam penanganan dan pemadaman sesuai tugas dan kewenangannya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi