KANIGARAN, Radar Bromo - Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (ANVAPRO), siap kembali digelar. Tahun ini, Pemkot membuka ruang partisipasi melalui tiga kategori utama. Yakni, Kategori Inovasi Perangkat Daerah, Inovasi Satuan Pendidikan, dan Kategori Umum.
Kategori Inovasi Perangkat Daerah bertujuan mendorong perangkat daerah agar terus melakukan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Sementara, Kategori Satuan Pendidikan memberikan kesempatan kepada tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan, baik secara perseorangan maupun berkelompok, untuk menghadirkan inovasi di lingkungan pendidikan.
Adapun Kategori Inovasi Umum, memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat Kota Probolinggo. Inovasi dapat lahir dari kelompok masyarakat, komunitas, organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, maupun individu.
“Pada prinsipnya, kami ingin semakin banyak inovasi yang lahir dari Kota Probolinggo. Terdokumentasi dengan baik, kemudian dikembangkan dan bila memungkinkan direplikasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Kepala Bapperida Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo.
Kepala dinas yang akrab disapa Tyok ini mengaku telah menyiapkan reward sebesar Rp 30 juta dalam ajang ANVAPRO 2026.
Menurutnya, event ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang sekaligus apresiasi terhadap berbagai gagasan kreatif dan inovatif.
Lomba ini tidak semata-mata bertujuan sebagai ajang kompetisi. Tetapi, juga untuk melaksanakan fungsi pembinaan penerapan inovasi yang benar, diperuntukkan bagi perangkat daerah di lingkungan Pemkot, ASN maupun masyarakat umum.
“Kami sudah lakukan sosialisasi secara hybrid dilaksanakan di Command Center bersama Pak Wali Kota langsung,” ujarnya.
Usai sosialisasi dilanjutkan technical meeting dan kelas klinik inovasi. Kemudian, bimtek pembuatan proposal dan tutorial proses upload data, pengumpulan data dan dokumen dukung inovasi, serta seleksi dan pemilihan enam besar finalis masing-masing kategori. Pengumuman pemenang direncanakan pada November mendatang.
“Kami membuat program ini dalam rangka merangsang sebuah inovasi untuk kemajuan Kota Probolinggo. Tentunya kami juga akan berikan reward terhadap perangkat-perangkat daerah yang telah mengusulkan kreasi-inovasinya. Dan, itu nantinya akan kami terus lanjutkan ke tingkat Jawa Timur maupun nasional,” ujar Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga