Ceceran Solar sampai Depan Makodim 0820 Probolinggo, Tiga Pemotor Tergelincir

Inneke Agustin • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 19:59 WIB
GOSOK: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membersihkan ceceran solar di Jalan Suroyo hingga Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jumat (11/9) pagi. (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
GOSOK: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membersihkan ceceran solar di Jalan Suroyo hingga Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jumat (11/9) pagi. (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

KANIGARAN, Radar Bromo- Ceceran solar kembali muncul di jalur tengah Kota Probolinggo. Jumat (11/9) pagi, ceceran bahan bakar minyak membentang dari Jalan Suroyo hingga Jalan Panglima Soedirman, depan Makodim 0820.

Kondisi jalan yang licin akibat ceceran solar, membuat tiga pemotor tergelincir. Salah seorang korban bahkan mengalami luka di bagian kaki. Ceceran solar tersebut terjadi sekitar pukul 06.14. “Cecerannya dari arah utara Jalan Suroyo, berbelok ke Jalan Panglima Sudirman,” ujar Komandan Regu Damkar Satpol PP Kota Probolinggo, Bima Nur Dianto.

Sejauh ini belum diketahui pasti kendaraan atau sumber yang menyebabkan solar tercecer di badan jalan. Namun, ceceran tersebut cukup panjang, mencapai sekitar 100 meter. Kondisi itu membahayakan pengguna jalan.

Terlebih, ceceran solar terjadi di ruas jalan protokol dan bertepatan dengan waktu aktivitas warga mulai padat. Banyak pengendara melintas untuk berangkat bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.

“Karena memang terjadi di jam-jam padat, akhirnya ada beberapa yang jatuh,” ujarnya.

Menurut Bima, ada tiga pemotor sampai kecelakaan. Salah satunya seorang ibu yang memboncengkan anaknya.

“Ibunya luka di bagian kaki kanan karena terjatuh, meski lukanya tidak parah. Ada satu pelajar perempuan yang juga jatuh. Jadi total ada tiga orang,” ungkapnya.

Mengantisipasi kecelakaan susulan, Tim Damkar langsung membersihkannya. Namun, proses pembersihan tidak bisa dilakukan sekaligus, karena lokasi berada di ruas jalan protokol dengan arus lalu lintas yang cukup padat. Damkar harus menyesuaikan proses pembersihan dengan kondisi lalu lintas, terutama saat lampu pengatur lalu lintas berubah.

“Ketika lampu merah, kami bersihkan. Namun ketika lampu hijau menyala, kami jeda sebentar,” jelas Bima.

Pembersihan dilakukan secara bertahap hingga seluruh ceceran solar berhasil ditangani. Petugas menyelesaikan proses tersebut sekitar pukul 07.05. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
Ceceran solar Makodim 0820. probolinggo jalan suroyo