LECES, Radar Bromo- Perjalanan warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Zainullah, 32, berakhir tragis. Rabu (9/9), ia meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan dump truck di Jalan Raya Leces, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces.
Korban yang kala itu mengendarai sepeda motor hendak membali makanan. Namun, di jalan, korban tertabrak dump truck bernopol BM 8323 NO yang dikemudikan Muhammad Fauzi, 22, warga Desa Boreng, Kecamatan/Kabupaten Lumajang. Fauzi didampingi kernetnya, Muhammad Aldi Firmansyah, 16, warga Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Awalnya, dump truck ini melaju dari utara. Sesampai di Jalan Raya Leces, Desa Sumberkedawung, truk tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai korban. “Diduga karena kurang konsentrasi dalam berkendara, truk tersebut menabrak kendaraan korban,” kata Aditya.
Menurutnya, saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor bernopol N 2402 PUT seorang diri. Korban juga melaju dari utara. Posisinya berjalan searah di depan dump truck. “Kemudian ditabrak dari belakang,” jelasnya.
Akibatnya, Zainullah terluka. Petugas mengevakuasinya ke IHC RS Wonolangan, Kecamatan Dringu, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi korban memburuk. Sekitar 30 menit setelah mendapat perawatan, korban meninggal dunia.
“Korban kami bawa ke rumah sakit untuk segera mendapat penanganan. Petugas kami juga turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,” ujar Aditya.
Operator Desa Tigasan Wetan Edi Siswanto membenarkan salah seorang warganya terlibat kecelakaan lalu lintas. Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Ia (korban) mengalami luka di perut dan paha. Namun, selang sekitar 30 menit yang bersangkutan meninggal dunia. Malam itu juga (9/9), jenazahnya langsung disemayamkan,” terangnya.
Edi mengatakan, saat itu korban dalam perjalanan untuk membeli makanan di salah satu warung di sekitar lokasi. Belum sampai di warung, korban kecelakaan. “Almarhum meninggalkan istri dan anaknya yang masih kecil. Anaknya masih TK (Taman Kanak-Kanak) nol kecil,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga