DPRD Kota Probolinggo Minta Pemkot Perjuangkan Kesejahteraan Warga

Arif Mashudi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:49 WIB
HARI JADI: DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo, Senin (7/9). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
HARI JADI: DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo, Senin (7/9). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)

KANIGARAN, Radar Bromo- Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo bukan sekadar angka. Tetapi harus menjadi momentum untuk lebih menjadikan Kota Probolinggo maju yang dapat menyejahterakan warganya. DPRD dengan tugasnya, akan memperjuangkan hak-hak masyarakat hingga masyarakat benar-benar sejahtera.

Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo, Senin (7/9). Legislatif mendesak Pemkot fokus menjadikan Kota Mangga yang dapat menyejahterakan masyarakat.

Rapat berlangsung dengan nuansa budaya dan kearifan lokal yang cukup kental. Pimpinan dan anggota DPRD Kota Probolinggo tampil dengan busana adat Melayu dengan sentuhan batik khas Kota Probolinggo. Anggota perempuan, kain batik disampirkan di bahu, sedangkan bagi anggota laki-laki kain tersebut digunakan sebagai udeng atau ikat kepala.

Batik yang digunakan merupakan batik khas Kota Probolinggo, dengan motif ceplok mangga anggur. Semuanya karya perajin Batik Wahyulatri warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Eva Sugiarti.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani mengapresiasi berbagai upaya pembangunan yang dilakukan Pemkot. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Menurutnya, legislatif merupakan mitra strategis eksekutif yang memiliki fungsi pengawasan. Sekaligus mendukung berbagai kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. “Tentu fokus yang harus dicapai menjadikan Kota Probolinggo yang maju dan dapat mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengungkapkan sejumlah pencapaian strategis pemerintah daerah. Khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah daerah terus mendorong kemandirian pangan, peningkatan indeks pembangunan manusia, serta perluasan akses pendidikan melalui penyediaan beasiswa bagi siswa kurang mampu.

“Fokus pembangunan ini melibatkan kolaborasi Pentahelix antara pemerintah, legislatif, dan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pengembangan potensi pariwisata dan kreativitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kata Aminuddin, juga terus dipacu. Berbagai kegiatan dan event digelar sebagai upaya meningkatkan daya tarik Kota Probolinggo, sekaligus mendorong investasi dan kunjungan wisatawan.

“Kami optimistis Pemerintah Kota Probolinggo bisa membangun daerah yang aman, mandiri, dan sejahtera bagi generasi mendatang,” jelasnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
maju hari jadi probolinggo sejahtera