DRINGU, Radar Bromo - Bencana kebakaran di Kabupaten Probolinggo masih terus bermunculan. Senin (7/9) siang, sebuah toko bahan bangunan milik warga Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Yanto, 50, dilalap api. Penyebab kebakaran dipicu dari korsleting listrik water heater.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.21. Sejumlah warga yang mengetahui adanya kebakaran banyak merapat ke lokasi kejadian.
“Pemilik toko saat itu sedang keluar untuk mengantar barang. Jadi yang pertama kali mengetahui adanya api, warga sekitar dan melaporkannya pada kami,” ujar Anggota Damkar Kabupaten Probolinggo Pipit Purwanto.
Petugas tidak langsung melakukan penyemprotan. Sebab, aliran listrik di bangunan masih menyala. Mereka terlebih dahulu memastikan jaringan listrik untuk mencegah risiko pemadaman.
Tak lama kemudian, kabel utama listrik bangunan terputus, sehingga aliran listrik sepenuhnya padam. Dipastikan aman, petugas langsung melakukan penyemprotan untuk menjinakkan api. Warga juga segera menghubungi Yanto.
“Berdasarkan informasi yang kami dapat di lapangan, sebelumnya memang ada pekerjaan pemasangan water heater. Diduga alat ini korslet dan akhirnya menimbulkan percikan api,” jelas Pipit.
Api sempat membakar bagian tengah toko bahan bangunan. Kobaran api menyebabkan sebagian atap jebol. Meski demikian, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materi akibat kebakaran mencapai sekitar Rp 5 juta. “Proses pemadaman dan pendinginan rampung sekitar pukul 11.30,” ujar Pipit. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga