Terdampak Proyek JLU, Sebulan Traffic Light Kronong-Probolinggo Dibiarkan Padam

Inneke Agustin • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 15:03 WIB
PADAM: Salah satu sisi traffic light di Simpang Empat Pasar Kronong, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tampak padam, Minggu (6/9). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
PADAM: Salah satu sisi traffic light di Simpang Empat Pasar Kronong, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tampak padam, Minggu (6/9). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

MAYANGAN, Radar Bromo- Traffic light di Simpang Empat Pasar Kronong, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sejauh ini masih padam. Sudah sekitar satu bulan lampu lalu lintas ini tidak berfungsi. Jaringan kabelnya terdampak proyek perbaikan Jalan Lingkar Utara (JLU).

Minggu (6/9), traffic light di persimpangan ini belum menyala. Membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas. Terutama ketika hendak menyeberangi persimpangan.

Kendaraan dari sejumlah arah harus memperlambat laju dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum melintas. Tidak adanya lampu pengatur lalu lintas, membuat arus kendaraan di persimpangan tersebut tampak kurang teratur.

Koordinator Penerangan Lampu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Alamin mengatakan, padamnya traffic light disebabkan jaringan kabel bawah tanah mengalami gangguan. Terdampak pekerjaan pengerukan JLU menggunakan ekskavator.

“Ada jaringan (kabel) bawah tanah yang terdampak ketika pengerukan menggunakan ekskavator saat itu. Alhasil jaringan terputus dan traffic light-nya padam,” katanya.

Alamin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) terkait penanganannya. Koordinasi dilakukan agar perbaikan dapat segera dilakukan, meski pekerjaan proyek JLU secara keseluruhan belum sepenuhnya rampung.

Dishub berharap perbaikan traffic light bisa segera dilakukan karena ruas jalan ini kini sudah kembali dilintasi kendaraan. “Harapan kami, proses normalisasi traffic light tersebut dapat segera dilakukan,” katanya.

Selain memperbaiki jaringan kabel yang terputus, Dishub juga berencana mengembalikan tiang traffic light di sisi timur bagian utara yang sebelumnya dilepas karena adanya pekerjaan proyek. “Nanti ini juga akan kami pasang kembali,” ujarnya.

Untuk sistem jaringan yang akan digunakan setelah perbaikan, Alamin menyebutkan, ada kemungkinan kabel tidak lagi dipasang melalui jalur bawah tanah. Opsi yang dipertimbangkan adalah menggunakan jaringan udara agar tidak kembali terdampak pekerjaan pengerukan di kawasan tersebut.

“Kemungkinan pakai yang di atas atau jaringan udara, meski biasanya kabel yang digunakan lebih panjang,” jelasnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
Kronong traffic light Mayangan Lampu Lalu Lintas probolinggo