DRINGU, Radar Bromo- Pelaku penjambretan terhadap seroang warga Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Illa Asma, 20, dipastikan terus diburu. Korban juga berharap kepolisian bisa segera membekuk pelaku.
Penjambretan ini terjadi Kamis (27/8) siang. Kala itu, korban dalam perjalanan menjemput anaknya di sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) tak jauh dari lokasi kejadian. Yakni, di Jalan Raya Dringu, Dusun Parsean, Desa Tamansari.
Korban memboncengkan anaknya di bagian depan. Keduanya lantas hendak pulang. Korban melaju dari barat menggunakan sepeda motor Honda Beat. Sesampai di depan Warung Ikan Asap Bu Ju, di Jalan Raya Dringu, Dusun Parsean, korban dipepet seorang pria yang mengendarai sepeda motor matik kuning.
“Saat itu saya hendak berbelok ke kanan (arah Selatan). Tiba-tiba ada laki-laki yang langsung memepet saya dari sebelah kiri dan menarik kalung saya,” katanya.
Sontak hal itu sempat membuat korban hilang keseimbangan dan hampir jatuh. Beruntung masih bisa bertahan, bahkan mengejar pelaku ke arah timur hingga Pintu Tol Gending.
“Tapi anak saya saat itu menangis dan minta kembali saja. Hingga saat ini dia masih trauma dan tidak mau sekolah. Akhirnya, pelaku tidak terkejar,” terangnya.
Atas kejadian ini, korban kehilangan kalung emas seberat sekitar 7 gram. Kalung tersebut ditafsir seharga Rp 8 juta. “Kalung milana dengan liontin bunga batu warna merah. Kalungnya seharga Rp 7 juta dan liontinnya Rp 1 juta,” jelasnya.
Korban pun langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Dringu.
“Saya berharap pelakunya cepat ditemukan dan kalung saya bisa kembali,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Dringu AKP Ardhi Bita Kumala mengaku telah menerima laporan korban.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga