
BALAI Desa Patokan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, kini tampil dengan wajah baru. Bangunan di Dusun Pakis, yang menjadi pusat pemerintahan sekaligus pelayanan masyarakat itu baru rampung direhab. Kini, jauh lebih layak untuk menunjang pelayanan kepada mayarakat.
Rehabilitasi balai Desa Patokan dianggarkan melalui Bantuan Keuangan (BK) Pemkab Probolinggo. Bantuan ini cair setelah diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah. Pengerjaannya dimulai sejak April 2026 dan rampung beberapa waktu lalu.
Kepala Desa Patokan Abdul Lalip melalui Sekretaris Desa Patokan Soleh Hudin mengatakan, perbaikan balai desa sudah lama dicita-citakan pemerintah desa. Selain memperbaiki kondisi bangunan, kantor desa yang layak juga menjadi bagian penting dari identitas desa.
“Dulu kondisinya kurang layak untuk pelayanan. Setelah direhab, sekarang bangunannya lebih bagus, lebih kokoh, dan lebih layak digunakan,” ujarnya.
Menurutnya, pembenahan ini bukan sekadar memperbaiki tampilan fisik bangunan. Balai desa yang lebih representatif diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat, sekaligus mendukung aparatur desa dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan.
Rampungnya rehabilitasi balai desa kemudian disyukuri bersama masyarakat. Pemerintah desa menggelar peresmian dengan Gema Sholawat pada malam 17 Agustus 2026. Warga antusias menghadiri sekaligus menyaksikan langsung perubahan balai desa yang sudah lama dinantikan.
Soleh berharap, keberadaan balai desa yang lebih representatif dapat diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang lebih layak harus mampu mendukung aktivitas pemerintahan desa dan memberikan kenyamanan bagi warga yang datang mengurus berbagai keperluan.
“Semoga keberadaan balai desa yang lebih representatif ini dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun Desa Patokan serta meningkatkan pelayanan kepada warga ke depan,” ujarnya. (dik/rud/*)
Benahi Akses Transportasi, Perhatikan Kesehatan
SEJUMLAH jalan di Desa Patokan, Kecamatan Bantaran, terus diperbaiki. Tahun ini pemerintah desa akan menggarap pengaspalan jalan 300 meter dengan lebar 2,5 meter di Dusun Krajan. Kini, kondisinya mulai tidak layak dilintasi.
Jalan ini menjadi akses penting menuju permukiman sekaligus menunjang aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat. Karena itu, pemeliharaan jalan direncanakan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Kepala Desa Patokan Abdul Lalip melalui Sekretaris Desa Patokan Soleh Hudin mengatakan, perbaikan infrastruktur menjadi salah satu perhatian pemerintah desa. Pemeliharaan dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Jalan ini menjadi akses warga untuk beraktivitas, termasuk mendukung pertanian dan perekonomian. Karena kondisinya sudah kurang layak, pemeliharaan akan kami laksanakan dalam waktu dekat,” katanya.
Selain infrastruktur, pemerintah desa juga tetap mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan sosial masyarakat. Salah satunya, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Tahun ini ada 18 keluarga penerima manfaat (KPM). Semuanya merupakan usulan dari RT/RW yang belum mendapatkan bantuan pemerintah lainnya dan masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga berlanjut. Tahun ini, sasarannya rumah milik warga Dusun Kapuran RT 6/RW 2, Ahmad Munir.
Layanan kesehatan juga terus digalakkan melalui Posyandu. Tahun ini, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sekitar Rp 90 juta untuk kegiatan Posyandu, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi lansia.
“Kami senantiasa terus berbenah membangun Desa Patokan, menjadi lebih maju dan bermartabat dengan menyesuaikan kekuatan anggaran. Semuanya bermuara pada pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya. (dik/rud/*)
Editor : Fahreza Nuraga