Kucing Piaraan Warga Sukabumi Ditemukan Mati di Sumur yang Dicor, Panggil Damkar untuk Evakuasi

Inneke Agustin • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:37 WIB

EVAKUASI: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo berusaha mengevakuasi kucing mati di dalam sumur warga Kelurahan Sukabumi, Senin (24/8).

EVAKUASI: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo berusaha mengevakuasi kucing mati di dalam sumur warga Kelurahan Sukabumi, Senin (24/8).

MAYANGAN, Radar Bromo-Warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Far, 15, sempat kebingungan. Senin (24/8), seharian ia mencari seekor kucing peliharaannya. Ternyata sang kucing mati di dalam sumur yang telah dicor.

Merasa kesulitan untuk mengevakuasi, Far pun menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Probolinggo.

Petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Achmad Tigana Wanto mengatakan, Far sempat mencari keberadaan kucing kesayangannya.

Minggu (23/8) malam, suara kucing itu masih terdengar. Namun pemiliknya tidak berhasil menemukannya.

“Minggu masih terdengar suara kucing. Tetapi tidak tahu dari mana arah suaranya,” ujarnya.

Kecurigaan baru mengarah ke sumur ketika pemilik kembali mencarinya Senin (24/8). Setelah diperiksa, benar, kucing itu berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar tiga meter. Kucing sudah mengambang dan mati.

Sumur itu masih digunakan untuk kebutuhan pompa air. Bagian atas sumur telah ditutup cor.

Baca Juga: Cincin Milik Warga Nguling Ini Tak Bisa Dilepas hingga Jari Bengkak, Akhirnya Datangi Damkar

Namun terdapat lubang di bagian dinding sumur yang diduga menjadi akses kucing hingga terperosok.

Karena tidak mampu mengevakuasi sendiri, pemiliknya melaporkan ke Damkar, sekitar pukul 10.52.

“Kami coba mengevakuasi dari lubang di dinding sumur, tetapi karena terlalu kecil, kami kesulitan. Akhirnya kami meminta izin untuk membuat akses yang lebih besar,” jelas Achmad Tigana Wanto. (gus/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
kucing peliharaan damkar kota probolinggo Mayangan sukabumi evakuasi