Suhu 3 Derajat Celcius, Wisatawan Bromo asal Paiton Alami Hipotermia, Pingsan di Lautan Pasir

Inneke Agustin • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:22 WIB
DIEVAKUASI: Lia, warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dievakuasi setelah mengalami hipotermia saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Senin (24/8).
DIEVAKUASI: Lia, warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dievakuasi setelah mengalami hipotermia saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Senin (24/8).

SUKAPURA, Radar BromoIni peringatan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Bromo agar mempersiapkan segala hal. Termasuk pakaian tebal. Sebab, suhu dingin yang mencapai 3 derajat Celsius bisa membuat pengunjung hipotermia.

Kondisi itu seperti yang dialami Lia, 30, warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Ia mengalami hipotermia Senin (24/8) pagi, saat berkunjung ke kawasan Bromo. Lia yang datang bersama beberapa temannya, bahkan sempat pingsan di kawasan lautan pasir.

Dia lantas dievakuasi ke Puskesmas Sukapura untuk mendapat penanganan medis.

Peristiwa itu bermula ketika petugas penjaga tiket mendapat laporan bahwa ada wisatawan yang pingsan di kawasan lautan pasir.

Lokasi kejadian berada di jalur menuju warung-warung pedagang kaki lima (PKL) di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Laporan tersebut disampaikan seorang pengunjung yang satu rombongan dengan Lia.

Petugas kemudian meneruskan informasi itu kepada TNI AL dan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang berjaga di kawasan wisata.

Baca Juga: Antar Wisatawan asal China, Tour Guide Bromo Meninggal di Bukit Kingkong Tosari Pasuruan

“Saat itu yang melapor merupakan teman satu rombongan dari yang bersangkutan,” kata Staf Petugas Penjaga Tiket Yudha.

Setelah menerima laporan, petugas bersama TNI AL dan petugas TNBTS langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Karena Lia dalam kondisi tidak sadarkan diri, evakuasi dilakukan menggunakan sepeda motor agar segera mendapatkan pertolongan medis.

“Kami pun bersama-sama turun ke lautan pasir untuk melakukan evakuasi menggunakan motor,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi, petugas memberikan pertolongan pertama sebelum membawa Lia menuju Puskesmas Sukapura.

Wisatawan tersebut kemudian dibantu naik ke atas sepeda motor untuk dievakuasi keluar dari kawasan lautan pasir.

Dokter Puskesmas Sukapura dr. Febry Yasin Fahroni membenarkan bahwa pihaknya menerima wisatawan Gunung Bromo yang mengalami hipotermia pada Senin (24/8).

Setibanya di puskesmas, Lia langsung mendapatkan penanganan medis untuk memulihkan kondisinya.

“Penanganan yang kami lakukan awal pakai O2 nasal. Kemudian blanket, jaket, dan sprei,” katanya.

Setelah mendapatkan penanganan, kondisi Lia berangsur membaik. Wisatawan tersebut akhirnya diperbolehkan pulang karena kondisinya dinilai sudah cukup stabil.

Lia juga tidak lagi menunjukkan tanda-tanda pucat maupun lemas. “Nadinya sudah kuat, tampak semringah, dan tidak pucat lagi,” tambah Kepala TU Puskesmas Sukapura Mistine. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
hipotermia suhu bromo lautan pasir bromo paiton