Trotoar Pasar Baru Kota Probolinggo Jadi Lapak Pedagang, Begini Respons Satpol PP

Inneke Agustin • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:45 WIB
MELANGGAR: Pedagang berjualan di atas trotoar Jalan Pahlawan atau sisi selatan Pasar Baru, Kota Probolinggo. (ISTIMEWA)
MELANGGAR: Pedagang berjualan di atas trotoar Jalan Pahlawan atau sisi selatan Pasar Baru, Kota Probolinggo. (ISTIMEWA)

KANIGARAN, Radar Bromo- Aktivitas pedagang yang nekat berjualan di trotoar sekitar Pasar Baru Kota Probolinggo, kembali menjadi sorotan. Tak hanya melanggar aturan, keberadaan mereka juga dapat mengundang kecemburuan pedagang yang berjualan di dalam pasar.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Probolinggo Angga Budi Pramudya mengatakan, pihaknya telah rutin melakukan patroli di kawasan pasar. Namun, patroli lebih banyak dilakukan pada jam aktivitas pasar, sekitar pukul 06.00 hingga 09.00.

“Patroli kami lakukan setiap hari. Tetapi, memang kucing-kucingan. Kalau sudah pagi, mereka (pedagang) biasanya sudah kabur. Kalau masih dini hari memang biasanya masih ada di sana,” ujarnya.

Di luar jam patroli rutin, Satpol PP mengandalkan laporan masyarakat melalui call center 112. Alasannya, karena keterbatasan jumlah personel.

Menurutnya, keberadaan pedagang di kawasan tersebut pada dini hari diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan di Pasar Gotong Royong. Para pedagang turun ke kawasan Pasar Baru, ketika dini hari.

Angga menegaskan, aktivitas berjualan di atas trotoar merupakan pelanggaran, karena trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan sebagai tempat berdagang. Karena itu, setiap kali menemukan pedagang berjualan di trotoar, pihaknya akan menindaknya.

Bahkan, sejumlah pedagang sebelumnya telah beberapa kali dipanggil ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan.

“Mereka sudah beberapa kali kami panggil ke mako untuk dilakukan pembinaan dan menandatangani surat pernyataan. Namun, masih ada yang bandel,” ungkapnya.

Kepala UPT Pasar Kota Probolinggo Hendra Purnomo mengatakan, pihaknya juga terus berupaya menangani keberadaan pedagang yang masih berjualan di luar area pasar. Dalam upaya penertiban, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP.

“Kami tetap berkoordinasi dengan Satpol PP terkait penertiban. Kami juga sudah menyediakan beberapa bedak yang bisa dimanfaatkan pedagang di dekat pintu sisi utara,” jelasnya.

Ia mengaku berencana melakukan penataan Pasar Gotong Royong. Hendra menilai, penataan penting karena aktivitas pedagang dari kawasan ini menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya pedagang di luar area pasar, termasuk di trotoar.

“Menurut kami, dari sinilah salah satu akar permasalahannya,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
bandel pasar baru satpol pp pedagang probolinggo