Pemerintah Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Proyeksikan KDMP Jadi Pusat Ekonomi Desa

Inneke Agustin • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:22 WIB

PEREKONOMIAN: Gedung KDMP Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, sudah rampung. Keberadaannya diproyeksikan menjadi pusat perekonomian desa. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

PEREKONOMIAN: Gedung KDMP Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, sudah rampung. Keberadaannya diproyeksikan menjadi pusat perekonomian desa. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya dengan mengoptimalkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pusat aktivitas perekonomian sekaligus sarana memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pembangunan gedung KDMP Desa Tongas Kulon sudah rampung 100 persen. Keberadaannya siap menunjang beragam kegiatan perekonomian.

Tak hanya bangunan, sarana pendukung operasional koperasi juga telah disiapkan. Di antaranya, ada dua unit kendaraan roda tiga, satu unit pikap, dan satu unit truk.

“Lokasinya sangat strategis dan aksesnya nyaman, berada di tepi ruas Jalur Pantura. Masuk Dusun Krajan, Desa Tongas Kulon,” ujar Kepala Desa Tongas Kulon Sholihin.

Koperasi ini nantinya diarahkan untuk menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Mulai kebutuhan pokok sehari-hari, obat-obatan, hingga pupuk. Dengan harapan, warga dapat memperoleh kebutuhan tersebut dengan lebih mudah.

PELAYANAN: Sejumlah warga berada di Pendapa Balai Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.
PELAYANAN: Sejumlah warga berada di Pendapa Balai Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.

Selain memenuhi kebutuhan warga, koperasi juga diproyeksikan menjadi wadah pemasaran hasil pertanian. Pemerintah desa berencana menjalin kerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami berharap dengan adanya KDMP ini dapat membantu kehidupan dan perekonomian warga sekaligus mendongkrak pendapatan desa,” terangnya.

Pengembangan usaha KDMP tidak berhenti pada kebutuhan pokok dan hasil pertanian. Pemerintah Desa Tongas Kulon juga memproyeksikan koperasi ini menjadi tempat pemasaran hasil galian tambang, salah satunya pasir.

Menurut Sholihin, potensi pasir dari salah satu wilayah di Desa Tongas Kulon cukup menjanjikan. Kualitasnya baik. “Pasir dari salah satu daerah kami terbukti memiliki kualitas yang baik setelah pasir Lumajang,” katanya.

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga akan dilibatkan. Berbagai produk lokal akan dipasarkan melalui KDMP, sehingga keberadaan koperasi tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka pasar bagi produk warga.

Salah satu produk yang diproyeksikan masuk dalam pemasaran koperasi adalah tempe. Sholihin mengatakan, Desa Tongas Kulon memiliki banyak pelaku UMKM tempe dan produknya telah dikenal masyarakat.

“Tempe ini juga sudah sangat terkenal, bahkan ada yang menjadi favorit rumah makan. Di sini kebetulan ada banyak pelaku UMKM tempe,” katanya.

Dengan konsep tersebut, KDMP diharapkan mampu membentuk rantai ekonomi desa. Produk masyarakat dapat dipasarkan melalui koperasi, sementara kebutuhan warga juga dapat dipenuhi melalui koperasi.

Perputaran ekonomi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menambah potensi pendapatan desa. (gus/rud/*)

 

SEHAT: Sejumlah warga mengikuti Kegiatan Posyandu di Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.
SEHAT: Sejumlah warga mengikuti Kegiatan Posyandu di Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.

Dongkrak Layanan Sosial dan Kebersamaan Warga

 

PROGRAM yang menyentuh aspek kesehatan, pemenuhan gizi, keamanan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, tak luput dari perhatian Pemerintah Desa Tongas Kulon. Tujuannya, demi meningkatkan layanan sosial dan kesejahteraan warga.

Di bidang kesehatan, pemerintah desa rutin menggelar posyandu di setiap dusun. Kegiatan ini dilaksanakan setiap bulan dengan sasaran yang cukup luas, mulai balita, remaja, ibu hamil, hingga warga lanjut usia (lansia).

“Balita kami pantau tumbuh kembangnya. Ibu hamil juga kami pastikan kebutuhan gizinya tercukupi. Sementara, remaja biasanya ada sosialisasi. Lalu, untuk lansia ada pengecekan darah gratis dan senam,” ujar Kepala Desa Tongas Kulon Sholihin.

Pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat juga diperkuat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap hari, kecuali Sabtu dan hari libur, sebanyak 325 paket MBG disalurkan kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Menunya disesuaikan kebutuhan gizi masing-masing penerima.

Di sisi lain, memasuki momentum HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Tongas Kulon turut mendorong kegiatan yang memperkuat kebersamaan warga. Pada malam 17 Agustus, masyarakat di setiap dusun melaksanakan tasyakuran dan doa bersama.

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain tasyakuran, masing-masing dusun juga memiliki kegiatan perayaan yang berbeda, seperti karnaval dan berbagai perlombaan. Sementara, selamatan desa tahun ini juga direncanakan digelar pada Agustus dengan menghadirkan tokoh agama.

 “Biasanya acara tersebut diisi dengan pengajian dengan mendatangkan ulama. Kami berdoa bersama untuk keselamatan seluruh warga desa. Semoga sejahtera dan lancar rezekinya, jauh dari bala,” harapnya.

UPACARA: Sejumlah warga Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, turut melaksanakan Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 RI.
UPACARA: Sejumlah warga Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, turut melaksanakan Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 RI.

Semangat memperingati Kemerdekaan juga terlihat di Dusun Krajan. Pada 17 Agustus 2026, sejumlah warga menggelar upacara bendera di lapangan sederhana. Meski fasilitasnya terbatas, pelaksanaan upacara berlangsung khidmat.

Warga mengenakan pakaian bebas dan rapi. Sejumlah warga turut mengambil peran sebagai petugas upacara, termasuk menjadi pemimpin upacara hingga pembawa bendera. “Mereka upacara seperti upacara pada umumnya untuk memperingati Hari Kemerdekaan,” katanya.

Kemeriahan HUT ke-81 RI juga akan dilanjutkan dengan bazar selama tiga malam di Dusun Krajan. Beragam lauk-pauk khas Desa Tongas Kulon dan jajanan masyarakat akan dijajakan dalam kegiatan tersebut. “Ini juga untuk memeriahkan HUT ke-81 RI,” kata Sholihin.

Demi menjaga keamanan lingkungan, warga Tongas Kulon rutin melaksanakan patroli malam melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Warga bergantian melakukan patroli untuk memastikan kondisi desa tetap aman dan meminimalkan potensi tindak kriminal.

Semangat gotong royong juga terus dijaga. Salah satunya melalui kegiatan bersih-bersih Sungai Dam Winong, yang menjadi batas antara Desa Tongas Kulon dan Desa Tongas Wetan.

Banyaknya sampah dan tanaman liar yang berpotensi menghambat aliran air, dibersihkan. “Kami bersihkan agar alirannya lancar dan air tidak meluap sampai ke jalan. Kalau demikian (meluap), khawatir bisa merusak fasilitas atau jalan desa kami juga,” pungkasnya. (gus/rud/*)

Editor : Fahreza Nuraga
gedung KDMP kegiatan perekonomian desa tongas kulon Tongas