Pemdes Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Pacu Pembangunan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos

Didik Purwanto • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:26 WIB
CEK PEMBANGUNAN: Sekretaris Desa Kalibuntu Misliyanto (kiri) bersama Kaur Keuangan Alan Yudistira, mengecek pembangunan jalan paving Di Dusun Landangan RT 1/RW 1. (Didik Purwanto/Radar Bromo)
CEK PEMBANGUNAN: Sekretaris Desa Kalibuntu Misliyanto (kiri) bersama Kaur Keuangan Alan Yudistira, mengecek pembangunan jalan paving Di Dusun Landangan RT 1/RW 1. (Didik Purwanto/Radar Bromo)

PEMERINTAH Desa (Pemdes) Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, bergerak cepat membenahi infrastruktur di wilayahnya.

Melalui pengalokasian anggaran yang terarah, pemdes merealisasikan proyek pavingisasi di beberapa titik krusial, yang sebelumnya rusak atau masih berupa jalan tanah.

Proyek peningkatan mutu jalan ini, tersebar di beberapa dusun. Di Dusun Landangan RT 1/RW 1, dilakukan pembenahan jalan sepanjang 43 meter dengan lebar 1,5 meter.

Jalan tersebut sebelumnya sudah memiliki paving, namun kembali ditimpa paving baru.

Sementara di RT 2/RW 1, jalan tanah sepanjang 71 meter dengan lebar 1 meter kini telah tertutup paving rapi.

Akses jalan tanah di Dusun Sambilangan 1 RT 7/RW 4 sepanjang 56 meter dengan lebar 1 meter, juga turut dipaving.

MEMBANGUN DESA: Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam (tengah duduk) bersama Perangkat Desa. (Didik Purwanto/Radar Bromo)

MEMBANGUN DESA: Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam (tengah duduk) bersama Perangkat Desa. (Didik Purwanto/Radar Bromo)

KALIBUNTU BERSHOLAWAT: Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ (berdiri) turut menghadiri acara Kalibuntu Bersholawat yang menjadi salah satu rangkaian Petik Laut Kalibuntu 2026. (Didik Purwanto/Radar Bromo)
KALIBUNTU BERSHOLAWAT: Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ (berdiri) turut menghadiri acara Kalibuntu Bersholawat yang menjadi salah satu rangkaian Petik Laut Kalibuntu 2026. (Didik Purwanto/Radar Bromo)

Melalui Dana Afirmasi, pemdes juga menuntaskan pavingisasi jalan sepanjang 118 meter dengan lebar 2,5 meter di Dusun Gilin RT 3/RW 2.

Ruas di Dusun Gilin ini bernilai strategis, karena menjadi jalan penghubung menuju Desa Sidopekso sekaligus jalur utama anak-anak menuju sekolah.

Guna menjamin ketahanan infrastruktur, Pemdes Kalibuntu berkomitmen menjaga mutu material dengan menggunakan paving berkualitas K-300.

"Pembangunan dilakukan secara bertahap, sesuai prioritas dan hasil musyawarah. Semua usulan masyarakat tetap kami tampung, meskipun tidak semuanya bisa direalisasikan pada tahun yang sama," kata Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam melalui Sekretaris Desa Misliyanto.

Selain jalan, pemdes juga membangun kembali pagar kantor desa, yang sebelumnya telah lapuk dan rusak.

Tujuannya, tak lain demi menunjang keamanan serta estetika lingkungan kerja. Pemdes mengimbau warga, untuk bersama-sama merawat fasilitas yang telah dibangun.

"Kalau masyarakat ikut merasa memiliki, hasil pembangunan bisa lebih awet dan manfaatnya dapat dinikmati bersama," tambah Misliyanto.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Pemdes Kalibuntu juga mengimbangi pembangunan di bidang sosial dan kesehatan masyarakat.

Tercatat, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah disalurkan kepada lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori kemiskinan ekstrem.

Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga digulirkan, dengan menyasar tiga unit rumah di Dusun Karangpandan, Sambilangan 2, dan Sambilangan 1.

Di sektor kesehatan, pemdes memberikan dukungan penuh pada layanan Posyandu, melalui pemberian makanan tambahan bagi 200 lansia dengan melibatkan 25 kader setempat.

Sementara kebutuhan gizi untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah tersebut, kini ditangani secara terintegrasi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Rawat Warisan Leluhur, Gelar Sholawatan - Larung Bitek

Di tengah gempuran modernisasi, masyarakat pesisir Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, membuktikan komitmen kuat mereka, dalam merawat warisan leluhur.

Komitmen tersebut terwujud nyata dalam gelaran tradisi tahunan Petik Laut, yang berlangsung Rabu (1/7) lalu dengan ditandai dengan ritual sakral pelarungan bitek ke tengah samudra.

Bagi warga setempat, Petik Laut bukan sekadar pesta rakyat musiman. Melainkan amanah budayam yang wajib diwariskan kepada generasi penerus.

Rangkaian perayaan kebudayaan ini, telah berdenyut sejak beberapa hari sebelumnya.

Salah satunya, melalui acara keagamaan "Kalibuntu Bersholawat" yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ.

Puncak dari tradisi ini, terlihat saat puluhan perahu hias berlayar beriringan membentuk formasi megah di lautan.

Mereka mengawal bitek—miniatur perahu sesaji hasil bumi—untuk dilarung ke tengah laut.

Prosesi turun-temurun ini, menjadi simbol keteguhan hati para nelayan dalam memanjatkan rasa syukur atas rezeki bahari. Sekaligus doa keselamatan dalam menghadapi ombak saat mencari nafkah.

"Petik Laut ini adalah ruh kebersamaan kami. Melalui tradisi ini, kami tidak hanya bersyukur atas hasil laut, tetapi juga menyatukan batin seluruh warga dalam doa, agar para nelayan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa," kata Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam melalui Sekretaris Desa Misliyanto.

Keteguhan warga dalam merawat adat ini, rupanya menjadi daya tarik magis bagi dunia luar.

Para wisatawan dari berbagai daerah datang memadati bibir pantai, untuk menyaksikan ritual larung sesaji ini.

Imbasnya, tradisi yang dijaga kelestariannya ini, turut menghidupkan urat nadi perekonomian lokal melalui ratusan pedagang dan pelaku UMKM yang memanen rezeki di sepanjang area festival.

Pihak pemerintah desa menegaskan, marwah kebudayaan pesisir ini akan terus dipertahankan sebagai identitas kuat Desa Kalibuntu.

"Tradisi ini harus tetap hidup, dijaga, dan dilanjutkan. Petik Laut adalah momentum berharga bagi kami untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, sekaligus memastikan bahwa budaya yang telah berlangsung turun-temurun ini tidak akan pernah punah ditelan zaman," tegas Misliyanto. (dik/one/*)

 

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·                    Pembangunan Pagar kantor desa.

·                    Pavingisasi di dusun landangan RT/RW 1/1 , panjang 43 meter x 1.5 meter

·                    Pavingisasi di dusun landangan RT 2 RW 1, Panjang 71 meter x lebar 1 meter

·                    Pavingisasi Dusun sambilangan 1 RT/RW 7/4, panjang 56 meter x lebar 1 meter

·                    Dana afirmasi Pavingisasi Dusun Gilin RT 3 RW 2, panjang 118 meter x 2.5 meter BLT DD 5 KPM
RTLH 3 unit

·                    Posyandu

Editor : Jawanto Arifin
kecamatan kraksaan kabupaten probolinggo infrastruktur desa kalibuntu Membangun desa