Dewan Warning Proyek Rumdin Wawali Kota Probolinggo Tak Sampai Molor

Arif Mashudi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:50 WIB
DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap proyek rehab rumdin wawali Kota Probolinggo. (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap proyek rehab rumdin wawali Kota Probolinggo. (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)

KANIGARAN, Radar Bromo - Rencana rehabilitasi lanjutan Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Wali Kota Probolinggo, mendapatkan perhatian serius dari Komisi III DPRD Kota Probolinggo.

Mereka meminta pengerjaannya tidak sampai molor seperti rehab tahap pertama.

Tahun kemarin pengerjaan rumdin terlambat hingga lewat tahun. Namun, dalam proyek kali ini, Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, mengklaim progres pengerjaannya bagus, bahkan surplus.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, rehab lanjutan rumdin wawali wakil wali Kota Probolinggo, sudah mulai dikerjakan.

Pihaknya mendorong Pemkot dalam hal ini Dinas PUPR-PKP ikut mengawasi dan memastikan pengerjaannya sesuai perencanaan.

“Rehab lanjutan rumdin wawali jangan sampai terjadi seperti pengerjaan tahun kemarin. Pemenang tender sudah mulai mengerjakan. Sekarang tinggal diawasi dan didorong agar pengerjaannya bisa cepat. Supaya pekerjaan tidak terlambat seperti sebelumnya,” katanya, Senin (17/8).

Tahun ini proyek rumdin ini ditender dengan pagu anggaran Rp 1.417.500.000. Dari 19 penyedia yang mengajukan penawaran, akhirnya dimenangkan oleh CV Akbar Bintang Persada asal Kota Malang. Pemenang tender ini mengajukan penawaran sekitar Rp 1,272 miliar.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Rahman Kurniadi mengatakan, pihaknya terus berupaya dan mendorong pengerjaan rehab rumdin wawali bisa rampung tepat waktu.

Karena itu, pihaknya sering turun ke lokasi untuk memastikan pekerjaan sesesuai perencanaan dan tidak terjadi keterlambatan. 

“Alhamdulillah, progres pekerjaan rehab lanjutan rumah dinas wakil wali kota melebihi target perencanaan. Sesuai perencanaan, progresnya harusnya 12,79 persen, tapi di lapangan sudah terealisasi 21,04 persen atau mengalami deviasi 8,25 persen,” jelasnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
wakil wali kota rumah dinas rumdin dprd probolinggo