Upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Probolinggo, Sejumlah Peserta Bertumbangan, Ini Pesan Wali Kota Dokter Amin

Arif Mashudi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:25 WIB

 Sejumlah peserta bertumbangan saat mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Probolinggo. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

Sejumlah peserta bertumbangan saat mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Probolinggo. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

MAYANGAN, Radar Bromo-Sejumlah peserta upacara pengibaran bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI di alun-alun Kota Probolinggo, tumbang. Mereka tidak kuat panas dan terlalu lama berdiri.

Mereka pun harus mendapatan penanganan medis oleh tim tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga di belakang barisan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, peserta upacara yang tumbang berstatus pelajar baik SMP maupun SMA. Ada 6 peserta laki dan 14 peserta perempuan. Bahkan, salah satu peserta pun memutuskan untuk pulang lebih dulu bersama keluarganya.

Mereka yang tumbang atau tidak kuat mengikuti upacara langsung mengambil langkah ke belakang dan istirahat di tempat tandu petugas nakes.

Petugas nakes pun melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat hingga bantuan oksigen bagi peserta yang memiliki riwayat sesak.

Lia Wurya Sari salah satu nakes yang bertugas mengatakan, peserta upacara yang merasa pusing dan tidak kuat, langsung berjalan ke belakang dan istirahat. Pihaknya pun memberikan penanganan medis, termasuk memberikan obat-obatan.

Kondisi mereka yang sempat lemas, pusing, sudah berangsur membaik. ”Peserta yang tidak kuat sebagian ada yang sudah sarapan, sebagian belum sarapan. Keluhan pusing dan tidak kuat. Mungkin tidak biasa berdiri lama,” ungkap salah satu nakes saat ditemui di belakang barisan peserta upacara.

Baca Juga: Detik-Detik Proklamasi, Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang 17 Meter di Dam Pleret Pasuruan  

Dalam upacara itu sendiri, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali nasionalisme dan optimisme masyarakat.

Semangat tersebut, harus diwujudkan melalui kerja nyata, gotong royong, serta kontribusi positif seluruh masyarakat dalam pembangunan daerah.

Semangat kemerdekaan harus terus dijaga. “Saya mendorong warga untuk memperkuat semangat dalam mengisi kemerdekaan demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran yang merata. Kita juga perlu memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung visi pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar wali kota.

Bertugas sebagai pembawa nampan bendera, Khaira Hanun Maharani dari SMAN 1 bersama tiga rekannya, Rafadhio Ramadhan dari SMAN 1, serta Baihaqi Dharma Bimantara dan Rohmat Maulana Risqi Sugiono yang sama-sama dari SMAN 4.

Sedangkan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani. (mas/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
upacara hut ke-81 ri Wali Kota Probolinggo dokter aminuddin alun-alun probolinggo