TONGAS, Radar Bromo- Warga Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, geger Senin siang (17/8) siang. Seorang warganya menemukan bayi laki-laki di laci gerobak jualan sempol.
Bayi itu kali pertama ditemukan Makrup, 35, warga Dusun Krajan, Desa Tongas Kulon, sekitar pukul 13.30.
Saat itu, Makrup yang berada di rumah mendengar suara tangisan bayi dari arah gerobak sempol miliknya yang diparkir di pinggi jalan. Sekitar 10 meter dari rumah.
Makrup kemudian mencari sumber suara tangisan tersebut. Setelah diperiksa, suara itu ternyata berasal dari dalam laci gerobak yang biasa digunakan untuk berjualan.
Makrup sendiri setiap hari biasa jualan sempol keliling menggunakan gerobak. Namun, karena tanggal merah, dia pun libur jualan. Gerobak itu lantas diparkir di pinggir jalan, tepat di depan rumahnya.
“Awalnya mendengar suara tangisan bayi. Akhirnya dicari sumber suaranya, ternyata dari arah gerobak yang biasa dia pakai berjualan,” terang Bendahara Desa Tongas Kulon, Ahmad Munir.
Betapa terkejutnya Makrup ketika membuka laci gerobak. Di dalamnya ada bayi laki-laki tanpa baju. Bayi tersebut ditidurkan di dalam laci dan hanya dilapisi kantong plastik biru.
Sejumlah bercak darah menempel di kaki bayi. Kondisi tersebut membuat warga menduga bayi itu baru dilahirkan sebelum ditemukan dan diletakkan di laci gerobak.
“Sepertinya baru saja dilahirkan. Akhirnya dikeluarkan dari laci sama Pak Makrup dan diselimuti oleh warga,” lanjut Munir.
Penemuan bayi itu lantas dilaporkan pada Kepala Desa Tongas Kulon. Selanjutnya, bayi dibawa ke Puskesmas Curahtulis untuk mendapatkan perawatan medis.
“Setelah itu oleh Pak Kades dilaporkan ke pihak kepolisian. Bayinya juga dibawa ke Puskesmas Curahtulis untuk dirawat,” ujarnya.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meletakkan bayi tersebut di laci gerobak. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi.
“Saat ini anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota sudah ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Hariyono. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi