PROBOLINGGO, Radar Bromo- Jalur kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember terus dipastikan memenuhi standar keselamatan. PT KAI pun mengoperasikan Kereta Ukur Jalan Rel (KUJR) EM-120 Nomor 7190 “Arjuna” untuk memeriksa kondisi jalur rel mulai dari Bangil, Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi. Pemeriksaan dilakukan selama dua hari, Rabu-Kamis (12-13/8).
Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pemeriksaan dan pengukuran geometri jalan rel dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Tujuannya, untuk memastikan kondisi lintasan tetap laik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.
“Kami juga melakukan mitigasi potensi bahaya yang dapat membahayakan perjalanan KA,” katanya.
Pemeriksaan geometri jalan rel mencakup evaluasi kondisi dan kelayakan jalur. Penentuan batas aman kecepatan kereta api. Serta, penyusunan rencana perawatan dan pemeliharaan prasarana. Berbagai parameter teknis diukur secara presisi untuk memastikan kondisi jalur tetap sesuai standar Track Quality Index (TQI).
Menurut Cahyo, pengukuran rutin menjadi langkah preventif untuk mendeteksi lebih dini bila terdapat perubahan atau penyimpangan pada kondisi lintasan. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi dasar bagi KAI untuk menentukan batas kecepatan aman serta menyusun program pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur.
“Dengan dilaksanakannya pemeriksaan secara rutin, kami memastikan kondisi prasarana jalan rel di wilayah Daop 9 Jember terjaga dan mendukung perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, serta tepat waktu,” jelas Cahyo. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga