Banyak Kasus Begal di Wilayah Polres Probolinggo Belum Terungkap, Begini Kata Kapolres

Achmad Arianto • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi begal (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)
Ilustrasi begal (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)

PAJARAKAN, Radar Bromo - Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau aksi pembegalan kerap terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo.

Kejadian ini pun menjadi atensi jajaran Polres Probolinggo. Namun sejauh ini masih banyak kasus yang belum terungkap.

Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, aksi curas yang terjadi telah menjadi perhatian, baik oleh Polres Probolinggo maupun polsek jajaran.

Karenanya, setiap laporan segera ditindaklanjuti dengan menghimpun keterangan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan, aksi begal yang belum dilaporkan, turut menjadi atensi petugas dengan mendatangi langsung korban.

“Curas yang ada, semuanya direspons oleh petugas. Dengan menggali informasi dari korban maupun saksi,” katanya.

Ia memastikan, laporan aksi begal yang masuk masih dalam proses penyelidikan. Keterangan yang diperoleh masih minim, sehingga perlu dilengkapi. Penyidik juga masih terus menggali informasi dan mencari barang bukti.

Dalam pengungkapan kasus, tentunya membutuhkan proses. Petugas berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap pelaku,” katanya.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, kasus begal tentu menjadi atensi jajaran Polres Probolinggo.

Kini pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh. Pencurian dengan kekerasan tersebut tidak boleh dibiarkan.

Kasus begal menjadi perhatian serius. Akan kami tindak tegas, jangan sampai masyarakat khawatir dalam melakukan aktivitas,” ujarnya. (ar/rud)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
kekerasan polres probolinggo pencurian curas begal