Maling Gondol Motor Karyawan Apotek di Mangunharjo Probolinggo: Alarm Bunyi, Pelaku Acungkan Celurit saat Dikejar

Inneke Agustin • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:04 WIB
TKP: Nisrina, korban pencurian motor di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, menunjukkan lokasi terakhir motornya diparkir, Rabu (12/8). Serta, pelaku yang terekam CCTV ketika hendak menggondol motor korban. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
TKP: Nisrina, korban pencurian motor di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, menunjukkan lokasi terakhir motornya diparkir, Rabu (12/8). Serta, pelaku yang terekam CCTV ketika hendak menggondol motor korban. (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

MAYANGAN, Radar Bromo- Seorang karyawan apotek di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Nisrina, 23, apes. Motornya yang baru dibeli raib digondol maling, Selasa (11/8) siang.

Korban mengaku, saat itu baru sampai di tempat kerjanya. Motornya diparkir di sisi utara. Sebelum masuk, sudah dipastikan motor Honda Beat-nya terkunci stang, termasuk alarm.

“Kecuali kunci cakram. Biasanya memang saya kunci cakram tapi saat itu tidak saya kunci cakram karena habis dimandikan motornya,” ujar warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan ini.

Korban lantas masuk apotek dan makan buah bersama temannya. Sekitar pukul 14.29, alarm motornya mendadak berbunyi.

“Awalnya saya kira kena angin karena memang alarmnya sensitif. Tapi tidak ada angin saat itu. Akhirnya saya berdiri untuk mengecek. Ternyata pelaku sudah berhasil membobol motor saya dan sudah dalam posisi mundurin motor, jadi prosesnya cepat, sekitar 10 detik untuk membobol,” katanya.

Korban berlari, berupaya mengejar pelaku sambil meneriakinya maling. Namun pelaku berhasil kabur. Aksi pelaku juga terekam CCTV.

“Pelaku sempat dikejar warga dan ditabrak agar jatuh tapi tidak jatuh. Malah mengeluarkan celurit yang membuat warga yang mengejar takut,” terangnya.

Baca Juga: Polisi Periksa Karyawan-Sekuriti Dalami Pencurian Motor Karyawan di Pasuruan

Korban sendiri berupaya mengejar dengan membonceng pada seorang pengendara motor yang melintas di lokasi kejadian. Namun karena jarak yang lumayan jauh dengan pelaku, korban memutuskan untuk laporan saja ke Samsat.

“Dari Samsat, saya diantar polisi ke Mapolresta Probolinggo,” ujarnya.

Ia berharap motor yang baru dibelinya pada akhir Desember 2025 itu dapat kembali. Korban mengaku menderita kerugian sekitar Rp 21 juta.

“Sebelumnya keluarga kami pernah kehilangan motor juga, akhirnya beli lagi motor, eh sekarang dicuri lagi,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Hariyono mengaku telah menerima laporan korban. Anggotanya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Saat ini masih proses penyelidikan,” ujarnya. (gus/rud)

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
karyawan apotek raib digondol maling Mangunharjo Mayangan probolinggo