DRINGU, Radar Bromo- Memasuki kemarau, potensi kebakaran di Kabupaten Probolinggo makin tinggi. Senin (10/8) sore, rumpun bambu di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, terbakar. Kobaran api membuat sejumlah warga panik. Maklum, lokasi kebakaran dekat dengan permukiman warga.
“Tidak ada yang mengetahui kebakaran terjadi karena apa. Api tiba-tiba saja muncul membakar pohon bambu,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian.
Penanganan kebakaran bermula dari laporan warga desa setempat, Beni, 40. Embusan angin yang cukup kencang membuat api semakin membesar. Tim Damkar segera turun untuk melakukan pemadaman.
“Api cukup besar. Petugas membutuhkan 2 jam untuk memadamkan api,” katanya.
Andrea mengatakan, secara teknis tidak ada kendala dalam proses pemadaman. Hanya saja, akses menuju lokasi cukup sempit, sehingga kendaraan tidak bisa leluasa.
“Tidak ada korban dalam insiden ini. Namun besarnya kobaran api membuat panik warga setempat,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga