
TOSARI, Radar Bromo-Sempat terbakar hebat, Minggu malam (9/8), kobaran api di kawasan Bukit Dingklik dan Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mulai padam, Senin siang (10/8).
Kapolsek Tosari Iptu Sumbut Pujaningwang menjelaskan, api memang sempat merambat dan membakar kawasan Penanjakan di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Panjang lokasi yang terbakar mencapai sekitar 7 kilometer.
Menurutnya, api yang membakar Penanjakan terjadi sejak Minggu (9/8) sekitar pukul 12.00.
Petugas dari berbagai unsur langsung melakukan antisipasi api agar tidak meluas. Pemadaman dilakukan melalui udara oleh helikopter dengan penyiraman di Bukit Dingklik dan Pakis Bincil.
Dan Senin (10/8) pukul 13.00, api mulai padam. Meski demikian, petugas belum menghentikan penanganan karena masih terdapat potensi api kembali menyebar.
Baca Juga: Kebakaran Bromo Berangsur Padam, Petugas Fokus Pendinginan di Dua Titik Ini
“Sejak pukul 13.00, Senin, api mulai mereda. Namun petugas masih melakukan upaya pemadaman dan tetap mengantisipasi agar tidak menyebar luas,” terangnya.
Sementara itu, proses penyelidikan terkait penyebab kebakaran juga masih berlangsung. Aparat penegak hukum terus mengumpulkan informasi untuk memastikan sumber awal api.
"Kami tidak ingin berburuk sangka. Oleh karena itu, harus melalui proses penyelidikan. Apakah itu dari wisatawan atau penduduk sekitar," terang Danrem 083/Bdj selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.
Menurut Wahyu, faktor alam dinilai kecil kemungkinan menjadi penyebab utama kebakaran. Sebab, meski kondisi vegetasi di kawasan Gunung Bromo cukup kering, suhu udara di kawasan tersebut relatif dingin. (gus/zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi