TEGALSIWALAN, Radar Bromo– Aksi begal terus saja menebar terror di Probolinggo. Jumat (7/8) siang, dua terduga pelaku berusaha merebut motor Yamaha Vixion milik Irwanto, 23, pekerja tambang pasir di Kabupaten Probolinggo.
Korban berhasil mempertahankan motornya, namun terluka karena serangan pelaku.
Sekitar pukul 12.30 sebelum peristiwa itu terjadi, korban mengendarai motor seorang diri dari selatan menuju utara.
Saat melintasi ruas jalan Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo ia berpapasan dengan dua pria yang berhenti di tepi jalan.
Korban kemudian menyadari, kedua pria yang berboncengan motor Honda Supra itu membuntutinya.
Saat tiba di Blok Oleran, mereka memepet motor korban. Pelaku yang dibonceng berusaha menarik tas korban sembari memintanya turun.
“Dia berteriak ke saya, turun, turun, turun. Karena merasa saya tak mau berhenti, akhirnya laju motor saya dipotong,” terang Irwanto.
Korban akhirnya menghentikan motor dan turun. Seorang pelaku lantas berusaha merampas tas korban berisi ponsel dan uang tunai Rp 15 ribu.
Namun, korban melawan dengan menyikut pelaku. Rekannya kemudian turun dan mendorong korban, hingga motor korban roboh dan korban jatuh.
Saat korban jatuh itulah, kedua pelaku berusaha membawa kabur motor korban. Salah seorang pelaku bahkan meminta kunci kontak.
“Dia (pelaku, Red) sempat meminta kontak motor ke saya. Saya bilang tidak ada. Karena memang motor tersebut tak perlu pakai kontak,” terangnya.
Gagal beraksi, pelaku kemudian menyerang korban dengan tangan kosong hingga dahi korban terluka. Kedua pelaku lalu kabur ke arah utara.
“Saya kemudian melanjutkan perjalanan pulang. Satu tangan pegang gas, satu lainnya pegang dahi agar darahnya tak keluar terus,” katanya.
Namun, korban ambruk sekitar 300 meter dari lokasi, tepat di depan kantor Desa Blado Kulon. Warga kemudian membantu korban beristirahat dan membawanya ke puskesmas terdekat.
Irwanto mengaku belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi. Namun, ia berharap pelaku segera ditemukan agar tidak meresahkan warga.
Terpisah, Kapolsek Tegalsiwalan AKP Henky Iwana mengatakan, pihaknya telah mendatangi kediaman korban untuk menggali informasi meski laporan resmi belum dibuat. Polisi juga telah melakukan olah TKP.
“Kami juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP,” terangnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi