SUKAPURA, Radar Bromo-Kawasan Bromo yang ditutup untuk wisatawan di semua pintu masuk sejak Sabtu malam (8/8) membuat sejumlah wisatawan kecele.
Meski sudah booking toket online dan sudah sampai di kawasan Gunung Bromo, para wisatawan terpaksa harus putar balik.
“Ya, baru tahu ini tadi kalau Bromo nya ditutup karena ada kebakaran,” celetuk salah satu wisatawan.
Dani, wisatawan asal Surabaya saat ditemui Minggu pagi (9/8) mengaku, ia bersama sejumlah temannya sejatinya sudah mengagendakan jauh-jauh hari berlibur di Kawasan Bromo.
“Kami sudah bermalam disini. Rombongan 3 mobil. Sekitar 20 orang,” ujarnya.
Dani dan rombongan memang berangkat malam harinya agar bisa menikmati sunrise di Kawasan Bromo.
Namun, rencana yang sudah mereka susun harus dibatalkan. Kebakaran hebat yang melanda Kawasan Bromo membuat area wisata ditutup sejak Sabtu malam pukul 22.00 oleh TNBTS.
“Ya gimana lagi? Karena keadaan bencana alam kita tak bisa memprediksi,” aku Dani.
Ia pun mengaku sudah mendapatkan informasi tentang tiket yang sudah telanjur mereka beli.
Menurutnya, tiket itu bisa dikembalikan uangnya. “Bisa direfund infonya. Kalau direfund, bisa diagendakan kalau ada jadwal lagi,” bebernya.
Dani pun tak terlalu merisaukan penutupan kawasan wisata Bromo usai terjadi kebakaran. Baginya, keselamatan tetap yang utama. “Intinya berangkat selamat, pulang selamat,” jelasnya.
Ia pun berharap kebakaran di Kawasan Bromo bisa segera tertangani. Sehingga Kawasan wisata Bromo bisa segera dibuka kembali.
“Sebab, Bromo merupakan salah satu tempat wisata yang sangat indah di Indonesia. Hingga terkenal ke mancanegara,” bebernya. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi