
SUKAPURA, Radar Bromo-Masuk hari keenam, kobaran api masih terus berkobar di kawasan Sabana Bromo. Bahkan, api sudah melewati kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT).
“Kami memyampaikan update kebakaran di TNBTS. Barusan api dapat melompati JLKT di arah blok Jantur dengan kuatnya angin,” ujar salah satu sumber Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu malam (8/8).
“Dan diperkirakan tidak lama lagi akan sampai ke Lembah Watangan,” ujar sumber tersebut.
Sabtu, siang, kobaran api muncul di kawasan Argowulan. “Kobaran api itu makin membesar dan belum bisa dipadamkan,” masih dari sumber yang sama.
Kebakaran di kawasan Bromo pun malam ini terlihat jelas dari kawasan permukiman warga Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Melihat kondisi besarnya api, seluruh pintu masuk ke kawasan Bromo bakal ditutup. “Demi keselamatan dan kelancaran pengendalian, malam ini kami menutup semua pintu kunjungan sampai situasi dapat dikendalikan,” ujar sumber yang sama.
Namun, sejauh ini belum ada rilis resmi dari TNBTS maupun BPBD terkait pengumuman semua pintu masuk ke kawasan Bromo tersebut.
Sebelumnya, Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief mengatakan, operasi pemadaman dimulai pukul 09.30 di hari keenam. Dua helikopter BNPB fokus memadamkan titik api di kawasan tebing yang sulit dijangkau petugas.
“Operasi hari ini dibantu dua unit helikopter water bombing BNPB. Nanti juga akan datang satu unit helikopter lagi dari BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Menurut Oemar, helikopter tambahan tersebut akan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Baru kemudian membantu pemadaman di kawasan Gunung Bromo. (gus/mie)