MAYANGAN, Radar Bromo-Bakar sampah berujung kebakaran lahan. Asap dari kobaran api itu pun sempat mengganggu aktivitas belajar-mengajar sebuah sekolah Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Kebakaran itu terjadi Kamis (6/8) siang. Kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah yang ditinggalkan sebelum api benar-benar padam.
Petugas Tindak Internal (PTI) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Nurul Purwanto mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh guru dan para siswa di sebuah sekolah yang dekat dengan lokasi kebakaran.
Saat itu, asap tebal yang ditimbulkan kebakaran masuk ke lingkungan sekolah dan menyebar hingga ke ruas jalan di sekitarnya.
"Lokasi kebakaran memang berdekatan dengan sekolah. Api pertama kali terlihat oleh guru dan murid. Asapnya juga masuk ke sekolah hingga menyebar ke jalan sekitar," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Bara api yang masih tersisa kemudian merambat ke semak dan vegetasi kering, lalu membakar lahan kosong seluas kurang lebih 500 meter persegi itu.
Damkar Satpol PP Kota Probolinggo pun langsung ke lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil damkar.
Petugas melakukan penyemprotan dan pembasahan area yang terbakar mulai pukul 14.18 hingga 15.35.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Namun kepulan asap sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah yang berdampingan dengan lahan kosong itu.
"Asap dari kebakaran sempat mengganggu proses belajar mengajar karena lokasi sekolah berdekatan dengan lahan yang terbakar," pungkasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi