SUMBER, Radar Bromo-Sebuah rumah sekaligus toko kelontong milik Sanima, 63, di Desa Cepoko, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, ludes terbakar Kamis (6/8) siang.
Kebakaran diduga dipicu tumpahan Pertalite yang langsung tersambar api dari tungku.
Sebelum kebakaran terjadi, Sanima, pemilik toko tengah menuang Pertalite dari jeriken berkapasitas 30 liter ke dalam botol-botol berukuran sekitar satu liter. Sebab, korban memang menjual Pertalite eceran di tokonya.
Aktivitas tersebut dilakukan di dekat tungku. Saat itulah, ada Pertalite yang tumpah. Lalu api dari tungku langsung menyambar dan membesar. Kemudian, membakar seisi rumah dan toko.
Api dengan cepat membakar seluruh bangunan. Dinding berbahan seng hingga atap bangunan hangus dan akhirnya roboh.
Pascakejadian, keluarga korban sementara mengungsi dan tinggal di rumah anaknya yang lokasinya tidak jauh dari bangunan yang terbakar.
"Korban sedang memindah Pertalite dari jeriken ke botol eceran di dekat tungku. Bahan bakar itu kemudian tumpah dan langsung tersambar api hingga memicu kebakaran," terang Camat Sumber Bambang Suhermanto.
Menurut Bambang, warga sekitar takut membantu untuk memadamkan api karena khawatir terjadi ledakan.
Sebab, di dalam toko terdapat sejumlah tabung gas elpiji dan dua jeriken pertalite yang masih penuh. Warga akhirnya hanya menyelamatkan barang-barang yang memungkinkan saja.
“Sumber air di lokasi juga terbatas, sehingga sulit membantu memadamkan api. Api akhirnya padam dengan sendirinya," katanya.
Akibat kebakaran tersebut, Sanima mengalami luka bakar di kaki, punggung, tangan, serta sisi kanan wajah. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sumber untuk mendapatkan penanganan medis.
Kebakaran itu juga mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp 50 juta pada korban. Sebab, bangunan rumah dan toko beserta seluruh barang dagangan di dalamnya hangus terbakar.
BPBD Kabupaten Probolinggo sudah mendapat laporan tentang kebakaran itu. Jumat (7/8), sejumlah logistik disalurkan pada korban.
"Makanan, lauk pauk, sandang, paket kebersihan, hygen kit, selimut, dan matras sudah kami salurkan pada korban," terang petugas TRC Kabupaten Probolingo Saiful Lana. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi