Target PAD Pasar Hewan Kurang Rp 142 Juta, Pemkot Probolinggo Optimistis Lampaui Rp 426 Juta

Arif Mashudi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:29 WIB
DIPERIKSA: Seorang petugas mengecek kesehatan sapi di Pasar Hewan Wonoasih, Kota Probolinggo. (ISTIMEWA)
DIPERIKSA: Seorang petugas mengecek kesehatan sapi di Pasar Hewan Wonoasih, Kota Probolinggo. (ISTIMEWA)

 WONOASIH, Radar Bromo- Pasar Hewan Wonoasih Kota Probolinggo, tahun ini ditargetkan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 426 juta. Hingga awal Agustus, sudah terealiasi sekitar Rp Rp 284.275.000 atau 66,7 persen dari target. Meski sudah kurang lima bulan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, optimistis bisa melampaui target.

Kepala DKPPP Fitriawati mengatakan, target PAD dari sektor retribusi Pasar Hewan Wonoasih telah ditetapkan dalam APBD 2026 sekitar Rp 426 juta. Pihaknya optimistis melampaui target yang ditetapkan hingga akhir tahun anggaran 2026.

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Melihat geliat aktivitas transaksi di pasar hewan menjadi motor utama penggerak capaian retribusi. Pihaknya terus memaksimalkan potensi pemungutan di lapangan demi mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Melihat tren capaian dan tingginya aktivitas perdagangan ternak, kami sangat optimistis realisasi PAD dari retribusi Pasar Hewan Wonoasih, tahun ini tidak hanya mencapai target, tetapi bisa melampauinya pada akhir Desember nanti," ujar Fitriawati saat memberikan keterangan pers.

Dari data DKPPP Kota Probolinggo, realiasi per awal Agustus 2026 total PAD yang telah dibukukan telah menyentuh angka Rp 284.275.000. perolehan ini berasal dari dua sektor utama retribusi pasar hewan.

Pertama, berupa retribusi pelataran yang dibebani target tahunan sebesar Rp 421.962.000, hingga memasuki awal Agustus, telah terealisasi Rp 280.753.000. Kedua, retribusi kebersihan tahun dipatok Rp 4.822.800. Kinerja pemungutan di sektor kebersihan ini juga mencatatkan hasil memuaskan dengan realisasi berjalan Rp 3.522.000.

Sisa waktu sekitar lima bulan ke depan akan dimanfaatkan secara maksimal. Pengawasan berkala pada hari pasaran serta penataan fasilitas pasar yang terus ditingkatkan untuk meningkatkan realiasi retribusi di pasar hewan,” terangnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus mengatakan, sejak awal pihanya telah mewanti-wanti dan mendorong semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengoptimalkan potensi PAD dari semua retribusi. Termasuk retribusi di Pasar Hewan Wonoasih.

Menurutnya, Pasar Hewan Wonoasih menjadi pasar hewan terbesar di wilayah Probolinggo Raya.Kami berharap realisasi PAD dari retribusi pasar hewan bisa melebihi target,” ujarnya. (mas/rud)

 

PAD PASAR HEWAN WONOASIH

Target Rp Rp 426 juta

Terealiasi Rp Rp 284.275.000

 

Retribusi Pelataran

Target Rp 421.962.000

Realisasi Rp 280.753.000

 

Retribusi Kebersihan

Target Rp 4.822.800

Realisasi Rp 3.522.000

 

*) Sampai awal Agustus 2026

Editor : Fahreza Nuraga
Pertanian dan Perikanan optimistis DKPPP dinas ketahanan pangan probolinggo