TONGAS, Radar Bromo - Kekeringan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Probolinggo. Di Dusun Krajan RT 03/RW 02 Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, sebanyak 29 kepala keluarga atau 87 jiwa mulai kesulitan air bersih.
Sumber mata air yang menjadi tempat selama ini mereka mendapatkan air, tidak mampu memenuhi kebutuhan harian warga. Karena itu, kini mereka bergantung terhadap pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo.
Awal pekan ini, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih. Bantuan ini menjadi langkah darurat untuk menjaga ketersediaan air bagi warga di tengah menurunnya debit sumber air akibat musim kemarau.
“BPBD terus memantau wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau. Kami berupaya memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui pendistribusian air bersih secara bertahap sesuai kondisi di lapangan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief.
Menurutnya, distribusi air bersih dilakukan berdasarkan pemetaan daerah yang mengalami kekeringan, sehingga bantuan dapat diprioritaskan pada wilayah dengan tingkat kebutuhan paling mendesak. Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga selama musim kemarau.
“BPBD Kabupaten Probolinggo memastikan akan terus bersiaga dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dampak kekeringan," ujarnya. (mu/rud)
Editor : Fahreza Nuraga