Korsleting Kipas Angin Picu Kebakaran Rumah di Pendil Banyuanyar, Truk Damkar Kesulitan Masuk karena Jalan Diportal

Achmad Arianto • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:18 WIB
SEMPAT KESULITAN: Tim Damkar saat berupaya memadamkan rumah warga di Pendil, Banyuanyar yang terbakar.
SEMPAT KESULITAN: Tim Damkar saat berupaya memadamkan rumah warga di Pendil, Banyuanyar yang terbakar.

BANYUANYAR, Radar Bromo –Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Senin (3/8) malam, api mengamuk di rumah warga Dusun Krajan, Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Diana Ulfa, 40.

Akibatnya, korban ditaksir mengalami kerugian Rp 75 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.02. Saat itu, korban bersama keluarganya sedang keluar rumah, sehingga rumah dalam kondisi kosong.

Tak lama kemudian, kepulan asap pekat membumbung dari bagian tengah rumah.

Peristiwa tersebut diketahui tetangga korban setelah mencium adanya benda terbakar.

Mengetahui adanya kebakaran rumah, tetangga korban berteriak hingga menyita perhatian tetangga lain yang saat itu sedang beristirahat di rumah masing-masing.

Karena rumah berdekatan dengan sekitar 10 rumah warga, para tetangga berusaha memadamkan api.

Baca Juga: Rumah Warga di Lumbang Probolinggo Kebakaran saat Ditinggal Pemiliknya Berjemur yang Baru Sembuh dari Stroke

Menggunakan peralatan seadanya, mereka berusaha melawan si jago merah. Namun amukan api tak mampu dibendung.

Akhirnya, dilaporkan ke tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo.

Petugas mendapatkan kabar telah terjadi kebakaran pukul 21.10,” ujar Personel Damkar Kabupaten Probolinggo Unit Condong Dedi Sukismawanto.

Menurutnya, korbaran api cukup besar dan berada di wilayah padat penduduk. Dua unit kendaraan damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Di antaranya, satu unit mobil Damkar Unit Condong dan satu unit mobil supply Unit Dringu.

Titik api di bagian tengah dan depan rumah, menjadi sasaran penyemprotan air. Setelah api dipastikan padam, dilanjutkan dengan pendinginan agar tidak tersisa bara api.Api baru bisa padam satu jam kemudian,” ucapnya.

Dedi mengatakan, secara teknis tidak ada kendala saat pemadaman api.

Hanya saja, jalan menuju tempat kejadian kebakaran cukup sempit.

Juga terdapat portal jalan, sehingga mobil damkar harus mengambil jalan lain menuju lokasi kebakaran karena portal jalan tidak bisa dibuka.

Disinggung perihal penyebab kebakaran, Dedi mengungkapkan, diduga karena korsleting listrik di bagian stop kontak kipas angin.

Percikan api cepat merambat, karena terdapat barang-barang mudah terbakar dan rumah dalam keadaan kosong.

Akibat kebakaran itu, pemilik rumah mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta,” katanya. (ar/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
pendil portal korsleting kebakaran banyuanyar